find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Siak

Wakil Bupati Siak Jadi Narsum Wokrshop Lintas Negara

Laporan : Sulaiman

Minggu, 19 Maret 2017 | 14:20:12 | view: 149
hms pemkab siak for oketimes.com
Wakil Bupati Siak H Alfedri menjadi pembicara bersama unsur perwakilan swasta, ICCO Cooperation, dan FIHRSST, di Jakarta (16/03/17)
Jakarta, oketimes.com - Guna mendorong peningkatan praktik terbaik dunia usaha dalam perspektif HAM, Pemkab Siak didaulat menjadi narasumber sempena Workshop Lintas Negara di Jakarta (16/03/17).

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Siak H Alfedri menjadi pembicara bersama unsur perwakilan swasta, ICCO Cooperation, dan FIHRSST.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Chairman Indonesia Buiness Council for Sustainable Development (IBCSD) Toni Wenas dan perwakilan Uni Eropa Frank Viault, serta para pimpinan perusahaan anggota IBCSD dan ICCO Cooperation.

Alfedri tampil berbicara dalam forum sebagai pembicara pertama, dengan judul presentasi "Kebijakan Siak sebagai Kabupaten Hijau". Dalam durasi 20 menit yang diberikan panitia, ia bicara panjang lebar tentang upaya Negeri Istana mewujudkan predikat Kabupaten Hijau, yang dicanangkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Siak Sri Indrapura.

"Kita diminta menjelaskan wujud kepedulian dalam perspektif kebijakan lingkungan hidup, serta kesetaraan sosial HAM dan kesejahteraan masyarakat," sebut Alfedri usai acara.

Menurut Alfedri, kolerasi HAM dan konsep Siak sebagai kabupaten hijau ialah dapat dilihat dalam berbagai pendekatan, misalnya perlindungan ekosistem, ekonomi hijau, dengan meningkatkan upaya kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungannya, promosi pasar inklusif.

"Setiap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak, wajib mematuhi prinsip dasar kabupaten hijau ini, dengan melibatkan partisipasi masyarakat sekitarnya," jelasnya.

Dalam mewujudkan siak kabupaten hijau, Pemkab Siak telah membagi zonasi di daerah yang telah disesuaikan dengan strategi kebijakan, serta memperhatikan prinsip-prinsip HAM.

"Bisnis perusahaan akan terus berlanjut apabila mereka memperhatikan masyarakat sekitar, sebab perusahaan punya penilaian tersendiri dalam pemilihan produksi konsumen," tambah Alfedri.

Menurut dia, dengan penerapan kebijakan ini bagi industri, secara tak langsung dunia usaha telah bersinergi dengan prinsip kabupaten hijau, yaitu memberi ruang hak untuk hidup, mendapatkan hak pendidikan, kesehatan dan lainnya.***

BERITA TERKAIT:
Rekrutmen Anggota Polri 2018, Pemkab Siak Teken MoU dengan Polres
Angkut 43 Orang, Polda Riau Gandeng Satpol PP Gelar Ops Bina Kusuma Siak 2017
Ketua DPRD Bengkalis Bersama Bupati Tandatangani KUPA-PPAS
Bupati Pelalawan Harapkan Pengelolaan Dana Desa Tepat Sasaran
Bupati Amril Ramaikan Pesta Pernikahan Anak Anggota DPRD Bengkalis
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.