find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Rokan Hulu

Terancam, Pendeta dan Ratusan Jemaat HKBP Datangi Mapolsek Kabun


Selasa, 1 Agustus 2017 | 18:03:07 | view: 1204
(halloriau.com)
Pendeta dan sekitar ratusan jemaat Gereja HKBP Persiapan Ressort Judika Kabun‎ Desa Giti, Kecamatan Kabun, sejak Senin (31/7/2017) pukul 15.00 Wib hingga Selasa (1/8/2017) pukul 00.00 dini hari, mendatangi Mapolsek Kabun, kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Rokan Hulu, oketimes.com - Pendeta dan sekitar ratusan jemaat Gereja HKBP Persiapan Ressort Judika Kabun‎ Desa Giti, Kecamatan Kabun, sejak Senin (31/7/2017) pukul 15.00 Wib hingga Selasa (1/8/2017) pukul 00.00 dini hari, mendatangi Mapolsek Kabun, kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Kedatangan pendeta bersama ratusan jemaat gereja ke Mapolsek Kabun, meminta aparat Kepolisian setempat memberikan perlindungan ke Pendeta mereka H. Hutagalung‎ dan keluarganya yang merasa terancam.‎

Kedatangan pendeta bersama jemaat laki-laki dan perempuan, diterima Kanit Bimas Polsek Kabun Iptu P. Nadeak. Jemaat mengatakan, pendeta mereka merasa terancam, setelah sejak Rabu (26/7/2017) lalu, sejumlah oknum memasang pagar di rumah dinas pendeta yang masih satu lokasi dengan Gereja HKBP Persiapan Ressort Judika Kabun, di Desa Giti.

Akibat dipagarnya depan gereja yang semula bisa‎ dilintasi jemaat, namun sejak Senin pagi kemarin, pagar dibangun tinggi oleh sejumlah oknum, sehingga pendeta dan keluarganya tidak bisa keluar masuk ke rumah dinasnya yang dibangun di lahan berukuran 30 meter kali 50 meter tersebut.

Bahkan menurut jemaat HKBP Persiapan Ressort Judika Kabun, mereka sudah meminta oknum tersebut menunjukkan bukti kepemilikan, namun hal itu belum dilakukan. Pendeta‎ H. Hutagalung mengaku, diriya dan ratusan jemaah HKBP Persiapan Ressort Judika Kabun guna melaporkan kegiatan pemagaran di lokasi gereja dan meminta perlindungan.

"Tapi sepertinya laporan kita bersama jemaat tidak ditanggapi. Kami melaporkan ke Polsek Kabun, karena ada sejumlah oknum datang membawa parang, linggis, beserta alat-alat lainnya sambil memasang pagar, agar jemaat tidak bisa masuk ke gereja lagi," jelas pendeta H.Hutagalung

"Kami sangat ketakutan, sehingga kami datang ke kantor polisi meminta perlindungan ke polisi, tapi sepertinya tidak ada respon. Bahkan surat pengaduan saya sudah diberikan ke polisi," sebut H. Hutagalung lagi.

Diakui pendeta, ada tiga oknum yang diduga orang suruhan memagar Gereja HKBP di Desa Giti, dan mereka membawa parang. Merasa terancam. Lalu dirinya menelepon semua jemaat. Setibanya jemaat di lokasi, ketiganya langsung lari.

"Kita hanya tuntut mereka bertiga dijemput atau diamankan Polisi malam itu juga. Namun alasannya pak polisi sudah malam," kesal pendeta didampingi jemaat, Boy.

Dijelaskan pendeta, lahan yang dipagar merupakan milik Gereja HKBP dan sudah dibeli dengan dana swadaya jemaat, dan dikuatkan dengan SKGK atau SKGR tahun 2015. Sehingga, tidak ada alasan oknum tersebut mengatakan lahan itu milik DM Hutabarat. Tidak akan mungkin ada surat yang dimiliki geereja bila lahan itu memang milik DM Hutabarat.

Seorang jemaat Gereja HKBP Kabun bermarga Naibaho mengaku, setibanya mereka di lokasi, tiga orang yang memagar lahan gereja sudah kabur, dan hanya menemukan istri Pendeta sedang shock. Karena polisi tidak bersedia memberikan perlindungan, maka jemaat dibantu pemuda Muslim di Desa Giti, Kecamatan Kabun,‎ ikut menjaga rumah Pendeta H. Hutagalung.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsek Kabun AKP Masjang Efendi melalui Kanit Bimas Iptu P. Nadeak,‎ dirinya enggan berikan komentar karena alasan dirinya tidak mempunyai kewenangan berikan keterangan sementara Kapolsek kini tengah jalani pelatihan di SPN Pekanbaru.

Sebelumnya kepada jemaat, Iptu P. Nadeak meyatakan, pihak Polsek Kabun sudah menerima laporan dari jemaat dan akan segera memanggil tiga oknum warga yang melakukan pemagaran lokasi Gereja HKBP Kabun tersebut, demikian dilansir dari halloriau.com.***


BERITA TERKAIT:
Datangi Konstituen di Kulim, Effendi Sianipar : Pendidikan Pancasila Kini sudah yang Terbaik
Antisipasi Peredaran PCC di Sekolah, Polsek Simpang Kanan Datangi SMPN 1
Firdaus Daftar ke DPW PPP Riau
Ratusan Taksi Konvensional Geruduk Kantor DPRD Pekanbaru
124 Anak-anak Bengkalis Ikuti Pekan Anak Riau
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.