find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Rokan Hulu

Korban Ledakan TNT di Rohul Dimakamkan Tengah Malam


Jumat, 21 Juli 2017 | 18:18:52 | view: 194
int
Ilustrasi
Rokan Hulu, Oketimes.com - Suwanda alias Wanda (26), korban meninggal dunia akibat ledakan TNT di Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Rokan Hulu (Rohul) Riau, akhirnya dimakamkan pada Kamis (20/7/2017) tengah malam.

Pada proses pemakaman, korban Suwanda dihadiri puluhan personel Paskhas TNI AU. Hadir juga Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Kasat Reskrim AKP M. Wirawan Novianto, ‎Kasat Sabhara AKP S. Sinaga, Kasat Bimas AKP Oka Sahrial Mahendra, dan personel Polres Rohul termasuk para Polwan.
 
Ribuan warga Rambah Samo juga datang ke rumah duka, hingga menyaksikan proses pemakaman korban Suwanda di pemakanan setempat yang baru selesai pada Jumat (21/7/2017) dini hari.‎

Selain personel Paskhas TNI AU,‎ personel Polres Rohul juga ikut membantu mengangkat keranda korban hingga proses pemakaman.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto dalam sambutannya mengatakan, bela sungkawa kepada keluarga besar Suwanda, dan berharap‎ keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan selalu tabah menghadapi cobaan. Kapolres juga memberikan tanda duka dari keluarga besar Polres Rohul kepada pihak keluarga korban.

Suwanda tewas di TKP saat sebuah TNT milik Paskhas TNI yang tertinggal di bekas lokasi latihan 'Serangan Fajar' masih di tangannya. Bahkan, insiden ledakan TNT terjadi ‎di ‎RT 01/ RW 02 Dusun Karya Bakti, Desa Rambah Utama menewaskan Suwanda dan melukai‎ empat warga lain ‎yang saat ini dirawat di RSUD Rohul yakni Heru, Anto, Asep Sofian, dan Yudi Wiharjo.

Sementara,  Reni Cahyati yang terkejut mendengar ledakan‎ keras TNT di sebelah rumah yang dikontraknya hanya dirawat di Puskesmas Rambah Samo II (dua). Akibat ledakan keras yang terdengar radius sekira 3 kilometer menyebabkan tangan kanan Suwanda putus, wajah mengalami luka bakar, dan bagian tubuhnya mengalami luka-luka.

Insiden ledakan TNT di Desa Rambah Utama diakui Wakil Komandan Korps Paskhas TNI AU‎ Marskal Pertama (Marsma) Yudi Bustami juga Direktur Latihan Perang 'Trisula Perkasa 2017' merupakan kelalaian personel.
 
TNT yang ditemukan warga memang milik Paskhas TNI AU yang tertinggal usai latihan 'Serangan Fajar' di lapangan bola dekat SMKN 1 Rambah Samo.‎ Marsma Yudi mengatakan ‎Paskhas TNI AU siap bertanggung jawab atas insiden yang baru pertama kali terjadi tersebut, dan menanggung segala biaya perobatan para korban.***

BERITA TERKAIT:
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.