find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Rokan Hilir

Terancam 15 Tahun Penjara

Imigrasi Serahkan Enam Tersangka Pengangkut WNA Ilegal Ke Kejari Rohil


Rabu, 19 April 2017 | 22:29:01 | view: 25
ist
Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) serahkan Enam tersangka yang melakukan pengangkutan orang masuk maupun keluar Indonesia tanpa melalui Imigrasi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohil, Selasa (18/4/17) siang.
Bagan Siapiapi, Oketimes.com - Usai melakukan penyidikan serta berkas dinyatakan lengkap  Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) serahkan Enam tersangka yang melakukan pengangkutan orang masuk maupun keluar Indonesia tanpa melalui Imigrasi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohil, Selasa (18/4/17) siang.

"Pada hari ini pihak Imigrasi menyerahkan enam tersangka pengangkut TKI yang tidak melalui Imigrasi," kata Kajari Rohil Bima Supra Yoga melalui Kasi Pidum Sobrani Binzar SH.

Adapun ke enam tersangka tersebut yakni, EZ, FB, BP, MY, BA serta IA. Keenam tersangka tersebut merupakan Nahkoda, Pemilik serta awak dari Kapal Bahtera yang  tertangkap di Pulau Tokong oleh Pihak Bea Cukai Dumai pada tanggal 20 januari 2017 yang lalu.

"Keenam tersangka tersebut merupakan nahkoda, pemilik serta awak Kapal yang terangkap di perairan Pulau tokong 20 Januari yang lalu," jelasnya.

Sobrani Binzar juga menyebutkan, dari keterangan para terdakwa yang melakukan pengangkutan terhadap kurang kebih sebanyak 140 orang TKI dari Malaysia ke Rohil (Pulau Jemur), para TKI dikenakan ongkos sebesar 750 Ringgit per orangnya tanpa melalui Imigrasi.

Adapun kronologis penangkapan tersebut yakni KM Bahtera dengan Nomor Lambung 07 berangkat dari Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara pada 16 Januari pukul 10 pagi dengan Tujuan Malaysia dan kembali dari Malaysia 20 Januari 2017 dan tertangkap oleh Bea Cukai Dumai.

Namun setelah melihat titik Koordinat, ternyata kawasan penangkapan berada di Area Rohil. kemudian Imigrasi dumai menyerahkan para tersangka ke Imigrasi Rohil.

"Penangkapan dilakukan oleh Bea cukai Dumai, namun setelah melihat titik koordinat ternyata wilayah Rohil makanya di limpahkan ke sini," papar Sobrani.

Dari 140 orang TKI yang diamankan tersebut lanjut Sobrani, ada sebagian yang  dijadikan sebagai saksi. Sementara Barang Bukti Kapal bahtera saat ini dalam perjalanan menuju Rohil.

"Ada sebagian yang dijadikan saksi, sementara barang bukti saat ini tengah ditarik ke Rohil," pungkasnya.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap para tersangka yakni Pasal 120 ayat 1 Junto pasal 51 ayat 1 serta pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun serta minimal 5 tahun. (dw)


BERITA TERKAIT:
Atasi Karhutla, BPBD Serahkan 12 Unit Mesin Damkar ke Desa se-Kecamatan Gaung
Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Penganiaya Politisi PKB Riau
Bangun Sekat Kanal, Kapolsek Batu Hampar Turut Pikul Karung Berisi Pasir
Kasi Pidsus Lirik Tersangka Baru Kasus Pengadaan Meubiler Disdik Kampar
Sekdakab Rohil Sebut Dana Hibah dan Bansos Sulit Terealisasi 2017
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.