find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Riau

Antisipasi Karhutla, Polda Riau Bangun 3000 Sekat Kanal


Rabu, 19 April 2017 | 22:48:57 | view: 51
ist
Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM, Kabid Humas Polda Riau.
Pekanbaru, Oketimes.com - Kepolisian Daerah Riau telah membuat sebanyak 3000 sekat kanal di wilayah gambut yang rawan terbakar di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Pembangunan sekat kanal terus digesa mengingat musim kemarau bakal melanda Riau pada Mei 2017 mendatang.

"Sekat kanal dibangun hampir di seluruh wilayah Riau yang rawan terbakar," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM, Rabu (19/4/2017)

Menurutnya, sekat kanal yang dibangun tersebut dinilai ampuh dalam mencegah kebakaran lahan meskipun saat musim kemarau. Sekat kanal sejauh ini sangat-sangat berfungsi efektif menjaga kelembaban gambut agar tetap basah sehingga sulit terbakar.

Sejak dibungunnya sekat kanal ini, lanjut Guntur, potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan sepanjang tahun 2017 berhasil ditekan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Hingga kini, hanya tercatat dua kasus kebakaran hutan dan lahan dengan dua tersangka. Seluas 60 hektare lahan terbakar telah ditangani polisi dalam upaya penegakan hukum.

"Lahan terbakar telah disegel dalam rangka penyidikan," ujar Guntur.

Selain membangun sekat kanal, Polda Riau dan jajaran terus menyebar maklumat larangan membuka lahan dengan cara membakar baik di tengah masyarakat.

"Mengajak peran serta masyarakat dalam mencegah kebakaran lahan dengan pembentukan forum masyarakat peduli api di setiap daerah, " jelasnya.

Penindakan penegakan hukum turut ditingkatan. Sejauh ini tercatat sebelas pelaku pembalakan liar diamankan petugas. Penebangan kayu alam secara ilegal dinilai penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kecenderungan perambah mengambil kayu alam kemudian melakukan pembakaran untuk buka perkebunan. "Beberapa kasus sudah dalam proses penyidikan," tuturnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru memprediksi musim kemarau bakal melanda wilayah Riau pada Mei 2017 mendatang. Tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi bila lahan gambut kering.

"Tujuh puluh persen daratan di Riau merupakan lahan gambut, sepekan saja tidak hujan gambut akan kering," tukasnya.

Sugarin mengakui, kebakaran hutan dan lahan yang selama ini terjadi di Provinsi Riau diakibatkan oleh unsur kesengajaan. Kebiasaan masyarakat membuka lahan dengan cara bakar membuat bencana kabut asap berkepanjangan melanda Riau.

Sugarin menjamin kebakaran lahan tidak bakal terjadi jika masyarakat tidak membuka lahannya dengan cara dibakar. "Lahan gambut kering di musim kemarau tidak akan masalah asalkan tidak dibakar," ujarnya. (dam)


BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Ajak Masyarakat Pererat Hubungan Silaturahmi
Kapolda Riau Tinjau Kesiapan Pos Pom di Inhu
Polda Riau Berangkatkan 12 Siswa Terpilih Ikuti Tes Tamtama di Pusat
Lantik 64 Pejabat Eselon II, III dan IV, Suyatno : Bekerjalah dengan baik, jangan neko-neko
Safari Ramadan, Kapolda Riau Ajak Warga Pekanbaru Jaga Pesratuan dan Kesatuan
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.