find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Riau

Polda Riau Dalami Penipuan Travel Umrah


Kamis, 5 Oktober 2017 | 18:58:34 | view: 51
ist
Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM, Kabid Humas Polda Riau.
Oketimes.com - Pekanbaru - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau hingga kini terus mendalami kasus dugaan penipuan ratusan jemaah umroh oleh agen perjalanan Pentha Travel Wisata yang sudah melaporkan dugaan tersebut ke Mapolda Riau, pada Jumat 29 September 2017 lalu.

"Saat ini sudah ditangani Ditreskrimum dan masih pendalaman. Proses yang sudah dilakukan korban sudah dimintai keterangan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, MM saat dikonfirmasikan baru ini.

Guntur menyebutkan, guna mengantisipasi tidak ada korban lagi atas modus tersebut, dia mengimbau masyarajat harus bijak dan mengetahui kualitas agen perjalanan sebelum menggunakan jasanya digunakan.

Menurutnya, banyak modus penipuan terjadi, lantaran masyarakat mudah terpedaya dengan layanan cepat dan murah namun ternyata bohong.

Sebagaimana diberitakan, puluhan korban penipuan travel umroh mendantang SPKT Polda Riau pada Jumat (29/9/2017) lalu, mereka meminta agar segera memproses Johan selaku pengelola Pentha Travel Wisata‎ yang diduga tengah menipu puluhan korban Travel Umroh dan penggelapan miliaran dana umrah.

Sekitar 700an orang calon jemaah yang ‎mendaftar diduga menjadi korban penipuan. Korban tak terima dan merasa ditipu oleh Johan yang berulang kali menjanjikan pemberangkatan hingga pengembalian uang, tapi tidak pernah terealisasi hingga kini.

"Korbanya ada yang sejak tahun 2015 lalu, dan saya sendiri mendaftar sejak tahun 2016. Janjinya Februari tahun 2017 diberangkatkan, tapi tidak pernah berangkat saya untuk umrah," kata Syafril Tanjung, salah seorang calon jemaah yang menjadi korban penipuan travel tersebut.

Tapi saat itu, Johan kembali mengumbar janji kepada calon jemaah terkait pengembalian uang. Dia ‎menggaransi, sampai tahun 2020 untuk mengembalikan uang dan menyebut sedang menjual beberapa aset yang dimilikinya. "Nanti saya kembalikan buk, harap bersabar dulu," sebutnya .

Kasubdit I Reskrimum Polda Riau AKBP Asep Iskanda‎r menyebut pihaknya sudah menerima laporan kasus ini pada awal September 2017. Hingga akhir bulan lalu, Asep menyebut sudah ada sekitar 35 orang yang membuat laporan hal serupa. (ars)

BERITA TERKAIT:
Polda Riau Jemput Bandar Judi Togel di Perumahan Jondul
Ops Bina Kusama Polda Riau Tangkap Pelaku Judi Togel di Warung Tuak Simpang Kuburan Rumbai
FKIJK Riau Luncurkan Website Sebagai Media Informasi
Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Korupsi Terminal Barang Dumai
Ramah Tamah Bersama Pimpinan Media dan Wartawan, Kapolda Riau Ajak Rekan Media Bersinergi
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.