find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Riau

Soal Kasus Perambahan Kawasan Hutan di Desa Padang Sawah dan HPT Tesso Nilo

Dua Alat Berat ditangkap, Tersangka Malah dilepas


Senin, 20 Maret 2017 | 21:10:45 | view: 215
dok
Dua unit alat berat excavator, pasca penangkapan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau bersama Seksi Gakum Wilayah II Sumatera KLH Pusat di dua lokasi berbeda yang kini diamankan di Markas Polhut Riau, Senin (20/3/2017).
Pekanbaru, oketimes.com - Dua unit alat berat excavator, pasca penangkapan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau bersama Seksi Gakum Wilayah II Sumatera KLH Pusat di dua lokasi berbeda yang saat ini diamankan di Markas Polhut Riau, hingga kini belum jelas dilakukan proses peningkatan penyidikannya.

Kedua kasus pengerusakan kawasan tersebut antara lain, Pengerusakan Kawasan Hutan Produksi (HP) di Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, provinsi Riau pada tanggal 10 Pebruari 2017 lalu dan Kasus Perusakan Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Tesso Nilo yang ditangkap pada awal Maret 2017.

Tim penyidik menyita 2 alat berat berikut dua operator dan masing masing kernet alat berat. Akan tetapi, kedua tersangka pelaku perambahan hutan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, hingga kini pihak tim gakum belum juga melakukan penahanan tersangka, dengan alasan yang tidak jelas.

Kedua tersangka tersebut, diketahui merupakan 2 operator dan masing-masing kernet kedua alat berat. Sementara pemilik lahan (pemodal) dan kedua pemilik alat berat hingga kini belum juga ditetapkan sebagai tersangka pelaku kerusakan kawasan hutan.

Menanggapi hal ini, Ngadiana, SH selaku Komandan Polhut LHK Riau saat dikonfirmasi Senin (20/3/2017) di kantornya, mengaku saat ini pihaknya masih fokus melakukan proses pengembangan penyidikan atas kedua pelaku pengerusakan kawasan hutan tersebut. Hanya saja saat ini, pihaknya belum bisa melakukan peningkatan proses penyidikan termasuk menetapkan tersangka atas otak pelaku para pengerusakan kawasan hutan tersebut, dengan alasan masih proses penyidikan lebaih lanjut.

Ditanya siapa saja tersangka yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka? Ngadiana hanya bisa menjelaskan, bahwa hingga saat ini pihaknya hanya bisa menetap kan kedua operator alat berat sebagai tersangka tanpa menyebutkan insial nama kedua tersangka tersebut.

"Nama kedua tersangka saya tidak ingat, nanti saya tanya penydiknya dulua. Sebab sampai8 saat inikanm masih proses pengembangan penyidikan," jawabnya.

Kembali diatanya, dimana keberadaan kedua tersangka operator alat berat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut? Ngadiana mengaku bahwa kedua tersangka itu sudah dipulangkan kerumahnya masing-masing dan tidak dilakukan penahanan. Dengan alasan, kedua tersangka tersebut masih dinilai penyidik bersikap 'kooperatif' sehingga tidak mesti dilakukan penahanan.               

"Sepanjang keduanya masih koopeartif, penahanan tidak mesti dilakukan. Dan itukan ada diatur dalam KUHP. Jadi penyidik tidak mesti melakukan penahanan tersangka," tukasnya.

Terpisah, Irsal, SHut selaku tim penyidik kasus Perambahan Kasawasan Hutan Produksi Desa Padang Sawah Kampar Kiri tersebut, tidak jauh beda dengan apa yang disampaikan Kasat Polhut Riau itu, dengan alasan masih proses pengembangan penyidikan.

"Iya pak, kasus tersebutkan masih proses penyidikan. Dan hal soal perkembangan penyidikan, sudah saya beritahukan kepada pimpinan. Saya tidak bisa banyak mengelurkan statement lagi, sebab pimpinan sudah mengekspos kasus tersebut kepada media," katanya singkat.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan, pemilik lahan dan sekaligus menyewa alat berat yang melakukan perambahan hutan di Desa Padang Sawah Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau di ketahui berisial AT salah satu pengusaha perkebunan sawit yang berdomisili di Jalan Balam Kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Sedangkan pemilik lahan dan sekaligus penyewa alat pengerusakan kawasan hutan di HPT Tesso Nilo diketahui berinisial RO yang juga berdomisili di Pekanbaru.***/ars.     

BERITA TERKAIT:
Wabup Ikut Sholat Ied di Masjid Taqwa Desa Air Putih Bengkalis
Kapolda Riau Open House Bersama Jajaran
Bupati Bengkalis Tunaikan Salat Ied di Masjid Arafah Duri
Wakapolda Salat Ied di SPN Pekanbaru
Polda Riau Bekuk Napi Provokator Kerusuhan Rutan Sialang Bungkuk yang Kabur
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.