find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Pelalawan

Asian Agri Ajak Anak Peduli Kesehatan Sejak Dini


Selasa, 5 September 2017 | 15:53:54 | view: 70
ist
Sekertaris Camat Bandar Sikijang, Wazarman didampingi Koordinator CSR Asian Agri Wilayah Riau, Benjamin R Hutagalung melakukan pemotongan pita pada acara peresmian UKS SDN 002 Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sekijang Kabupaten Pelalawan provinsi Riau.
Oketimes.com - Pelalawan : Program Corporate Social Responsibility (CSR) Asian Agri terus dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar perusahaan. CSR Asian Agri tak hanya menyentuh kegiatan fisik saja, tapi secara nonfisik juga dirasakan masyarakat sekitar perusahaan perkebunan kepala sawit itu.

Sebagai wujud nyata, kali ini program CSR Asian Agri menyentuh masyarakat Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Melalui pembangunan UKS (Usaha Kesehatan Sekeolah) di SDN 002, Asian Agri melalui unit bisnisnya PT PMBN, ingin memfasilitasi kegiatan sekolah sekaligus mengajak anak sekolah untuk peduli kesehatan sejak dini. Gerakan Bidang Pendidikan CSR Asian Agri ini mendapat sambutan hangat masyarakat Desa Kiyap Jaya. Terkhusus bagi penerimanya.
 
"Terimakasih kami ucapkan kepada perusahaan PT PMBN yang sudah peduli dengan dunia pendidikan. Dengan bantuan pembangunan UKS ini diharapkan mendukung kegiatan anak-anak menjadi dokter kecil sekolah. Semoga kegiatan usaha PT PMBN berjalan dengan lancar, sehingga di waktu mendatang bisa memberikan bantuan kepada sekolah kami lagi," ucap Kepala Sekolah SDN 002 Kiyap Jaya, Yasri Budu.

Sebelum dilakukan pemotongan pita Bantuan UKS SDN 002 Desa Kiyap Jaya oleh Sekretaris Camat Bandar Sei Kijang, Wazarman, Sekretaris Desa Kiyap Jaya Fadrianto mengatakan, Asian Agri melalui unit bisnis perusahaannya, tidak pernah absen memberikan bantuan kepada masyarakat di Desa Kiyap Jaya setiap tahunnya.

"Semoga PT PMBN selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan usahanya di Desa Kiyap," cetus Fadrianto.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Camat Bandar Sekijang Wazarman yang menyebutkan bahwa kontribusi perusahaan PT PMBN, sejak dirinya bertugas di Kecamatan Bandar Sei Kijang ini sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Kiyap Jaya.

"Kami berharap bantuan seperti ini juga dapat diberikan bukan hanya untuk warga di ring 1 perusahaan, tetapi juga kepada desa-desa lainnya diluar perusahaan," harapnya.

Koordinator CSR Asian Agri Wilayah Riau, Benjamin R Hutagalung menjelaskan, bantuan UKS ini adalah upaya Asian Agri yang peduli terhadap praktik gaya hidup sehat masyarakat. 

"UKS ini diharapkan menjadi sarana dan prasarana untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa akan pentingnya gaya  hidup sehat. Kami harap dengan fasilitas UKS ini, bisa mengajak anak-anak untuk peduli kesehatan sejak dini," ujar Benjamin.

Menurutnya, dalam menjalankan program CSR, Asian Agri selalu berupaya selektif untuk menentukan bantuan atau proyek yang bisa bermanfaat dalam waktu jangka panjang.

"Kami berharap agar bantuan-bantuan yang diberikan dapat dirawat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan untuk jangka panjang oleh masyarakat," imbuhnya.

Dijelaskannya, Program CSR Asian Agri melalui unit bisnis PT PMBN terdiri dari 6 bidang, yaitu Sosial, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Lingkungan Hidup. Bantuan bangunan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) ini adalah salah satu proyek di bidang pendidikan.***

BERITA TERKAIT:
Tidak Mampu Bayar Ambulans, IRT Ini Gendong Jenazah Anak Naik Angkot
Bupati Pelalawan Buka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan di Lubuk Raja
Aniaya Istri Depan Anak dan Adik Ipar, Anto Dibekuk Polsek Kubu Rohil
Kelola Limbah Sawit Jadi Energi Terbarukan, Asian Agri Raih Penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017
Larikan & Setubuhi Anak dibawah Umur, Warga 3T Meranti Diamankan
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.