find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Pelalawan

Curi Ternak, 1 Oknum TNI AU Tiga Warga Sipil ditangkap

Laporan : Daud Botak

Selasa, 28 Februari 2017 | 01:15:13 | view: 135
ist
Barang bukti kerbau saat diamankan Polse Bandar Sei Kijang saat melintas di Jalan Lintas Timur KM 32 Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (27/2/2017) sekitar pukul 09.30 wib.
Pelalawan, oketimes.com - Kepolisian Sektor Bandar Sei Kijang resort Pelalawan, mengamankan 4 tersangka pelaku pencuri ternak. Seorang diantaranya merupakan oknum anggota TNI AU di Jalan Lintas Timur KM 32 Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (27/2/2017) sekitar pukul 09.30 wib.

Keempat tersangka pelaku pencuri ternak itu, adalah Kopda Df alias Andi (39), oknum anggota TNI AU dari Batalyon Paskhas 462 warga Jalan Kebun Sari, tepatnya di belakang Hotel Pangeran, Kecamatan Sail, Umar (19) dan Fa (16) merupakan warga Desa Muara Bahan, Kecamatan Sengingi Hilir, Kabupaten Kuansing, Rizon (19) warga Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar.

Pelaku diringkus oleh 4 personel Polsek Bandar Sei Kijang, yang sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah hukumnya. Saat itu, petugas mencurigai sebuah mobil Avanza Nopol BM 1289 CA warna silver yang melintas.

"Mobil Avanza itu, lalu dihentikan dan seorang penumpang berinisial Df turun dan mengaku sebagai anggota Paskhas TNI AU yang baru saja pulang dari berburu. Namun anggota yang sedang patroli itu, tetap melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM, Senin siang.

Hasil pemeriksaan, sambungnya, petugas menemukan sebuah senjata laras panjang rakitan dibelakang pintu kursi penumpang belakang supir dan seekor kerbau yang sudah mati dibagai belakang mobil Avanza.

Mendapati temuan itu, personil yang sedang melakukan patroli tersebut menghubungi Kapolsek Bandar Sei Kijang, untuk selanjutnya membawa keempat tersangka menuju ke Polsek Bandar Sei Kijang guna proses selanjutnya.

"Dalam penangkapan itu, seorang tersangka sipil lainnya diketahui bernama Martin warga Desa Terusan Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, berhasil melarikan diri," ungkap Guntur.

Saat ini, tiga tersangka berikut barang bukti 1 pucuk pistol laras panjang rakitan berikut peredam, 3 butir amunisi aktif senjata AK, 1 unit mobil Avanza Nopol BM 1289 CA warna silver, 1 ekor kerbau yang sudah mati didalam mobil, 1 buah kapak dan 3 handphone telah diamankan di Mapolsek Bandar Sei Kijang.

"Untuk tersangka oknum TNI AU dari Batalyon Paskhas 462 berinisial Kopda Df penanganan kasusnya telah dilimpahkan ke POM AU," beber Guntur.

Terpisah Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsma Henri Alfiandi menegaskan, bahwa Kopda Df saat ini dalam status desersi, karena sejak tanggal 4 Januari 2017 tidak masuk dinas tanpa ada keterangan.

"Yang bersangkutan akan kita proses. Sanksi terberat bisa pemecatan, karena selama desersi yang bersangkutan melakukan tindakan kriminal dan kepemilikan senjata ilegal," tegas Marsma Henri Alfiandi.***


BERITA TERKAIT:
Panglima TNI Ajak Kepala Daerah Jaga Persatuan Bangsa dan Cegah Potensi Ancaman
Pemkab Siak Terima Penghargaan Pembina K3 Tingkat Provinsi Riau
Operasi Patuh 2017, Pelanggaran Lalin di Riau Meningkat
Tangisan Histeris Balita Ini, Picu Warga Ketahui Ibunya Tewas Gantung Diri
Nama Rose & Jack di `Titanic` Ternyata Hasil Curian, Sutradara Digugat
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.