find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Pekanbaru

Diduga Korban Pembunuhan Cucunya

Dikabarkan Hilang, Nenek Ini Ditemukan Terkubur Dalam Kamar


Senin, 9 Oktober 2017 | 22:40:18 | view: 72
ist
Jasad almarhumah Hj Tiahma (70) saat hendak dievakuasi dari dalam timbunan tanah yang ditemukan terkubur di dalam kamarnya, Minggu (8/10/2017) malam.
Oketimes.com - Pekanbaru : Maksud hati hendak menggelar pengajian, lantaran sang nenek sempat dikabarkan sempat hilang seharian dan tidak diketahui dimana keberadaanya. Akan tetapi niat pengajian itu keburu batal, lantaran sang nenek ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa yang ditemukan terkubur dalam kamarnya, Minggu (8/10/2017) malam.  

Adalah Hj Tiahma (70) warga Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, geger dengan penemuan sosok mayat seorang nenek yang diduga korban pembunuhan terkubur tepat dibawah kasur springbed di dalam kamar rumahnya dengan kondisi tak wajar.

Informasi yang dirangkum dari kepolisian setempat, korban pertama kali ditemukan oleh Edy Siswanto (26) anak laki-laki korban dari delapan bersaudara beserta menantunya yang hendak berencana mengadakan yasinan untuk mendoakan orang tuanya yang dikabarkan sempat hilang agar segera dapat kembali kerumah.

Minggu sekira pukul 16.00 WIB petang, Edy Siswanto tiba duluan ke rumah orang tuanya itu, untuk bersih bersih persiapan yasinan dilakukan pada malam hari dan mencurigai isi kamar orang tuanya itu yang sedikit berantakan.

Lantas Edy mencoba merapikan springbed tempat tidur almarhumah ibunya itu, namun ada serasa yang janggal dengan posisi letak kasur korban dan membalikan springbad tempat tidur ibunya serta mendapati ada gundukan tanah seperti bekas galian.

Kemudian dia memanggil abang iparnya yang bernama Nut Binto (48) untuk meminta mengambil cangkul, untuk segera membongkar tanah timbunan yang diaggap mencurigakan itu.

Edy dan iparnya kemudian menggali gundukkan tanah tersebut dan alangka terkejutnya saat mendapati jasad ibunya telah tewas terkubur di lantai kamarnya serta teriak untuk memanggil warga lainnya.

Kabar tersebut langsung tersiar kepada warga sekitar dan peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Rumbai Pesisir terkait adanya penemuan sosok mayat yang terkubur didalam kamar korban.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan saat dikonfirmasikan, Senin (9/10/2017) siang membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.

"Benar, kita masih melakukan penyelidikan yang mengarah ke pelakunya. Saksi sudah dimintai keterangannya," ungkapnya.

Polius menjelaskan belum menemukan siapa terduga pelaku yang sebenarnya. Lantaran tim penyelidik Rumbai Pesisir yang di backup Polresta masih melakukan proses penyelidikan beberapa saksi sudah dimintai keterangannya untuk menguatkan penyelidikan pelaku dugaan pembunuhan itu.

"Ya, saksi sudah ada 3 orang yang kita mintai keterangannya saat di lokasi. Saksi ini ada yang dari keluarga korban dan termasuk warga setempat," papar Polius.

Dari keterangan saksi pihak keluarga korban, Polius menambahkan, bahwa korban selama ini tinggal bersama seorang cucunya dari anak korban sendiri. Sejak beberapa hari yang lalu tidak diketahui keberadaannya hingga kini.

"Dari keterangan saksi, korban tinggal bersama anak saksi, tapi masih kita lakukan pendalaman lebih lanjut," sebut Polius.

Ia juga menyebutkan kini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pekanbaru, guna dilakukan otopsi dan visum. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk menguak tabir pelaku dugaan pembunuhan ini. (ars)

BERITA TERKAIT:
Tragis, Cucunya Ini Nekat Pukul Nenek Tiamah saat Salat Berlangsung
Kegigihan Iptu Junaidi Tak Pupus Pertemukan Keluarga Deni Lewat Aplikasi `Polisiku`
Masih Keluarga TNI, Adu Jotos Warga Sipil Vs Marinir Berujung Damai
Besok Penutupan, Malam Ini Perlombaan MTQ Ke 42 Bengkalis Tuntas
Datangi Konstituen di Kulim, Effendi Sianipar : Pendidikan Pancasila Kini sudah yang Terbaik
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.