find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Pekanbaru

Sedih Haru Tahanan Narkoba Menikah di Masjid Polda Riau


Senin, 17 Juli 2017 | 23:57:51 | view: 51
humas polda riau for oketimes.com
Rasa sedih dan haru dirasakan M. Amin (23) warga Kabupaten Kampar saat melangsungkan acara akad pernikahan dengan pujaan hatinya, Manil Syafri di Masjid Al Adli, Polda Riau, Senin (17/07/17) sekitar pukul 14.30 Wib.
Pekanbaru, Oketimes.com - Rasa sedih dan haru dirasakan M. Amin (23) warga Kabupaten Kampar saat melangsungkan acara akad pernikahan dengan pujaan hatinya, Manil Syafri di Masjid Al Adli, Polda Riau, Senin (17/07/17) sekitar pukul 14.30 Wib.

Tahanan Polda Riau yang terjerat kasus narkoba ini, secara khidmat melakukan resepsi pernikahan dengan sederhana yang dihadiri pihak keluarga tersangka dari Bangkinang Kampar, Riau. Sementara pihak keluarga mempelai wanitanya, tengah berhalangan hingga tak bisa hadir.

Informasi yang dirangkum dari Humas Polda Riau, Amin dulunya diamankan Satuan Reserse Narkoba Polda Riau beberapa bulan yang lalu. Dengan barang bukti 8 butir pil ekstasi. Kendati terlibat dalam kasus narkoba, tersangka tetap tampil percaya diri, membacakan ijab kabulnya di depan penghulu, Rahmad.

"Senang campur sedih. Pasalnya setelah menikah ini saya harus menjalani proses hukuman di tahanan. Sementara istri di rumah," tutur Amin usai melakukan akad nikah dengan mempelai wanitanya, Senin (17/07/17).

Menurutnya, hubungan yang dijalani tersangka dengan istrinya sudah berlangsung selama 1 tahun. Benih-benih cinta yang mereka jalin, kini sudah berakhir dengan suasana yang mengharukan.

"Selama 1 tahun menjalani cinta, kini hanya kenangan manis. Saya harus menjalani hukuman akibat ulah saya sendiri. Semuanya bercampur aduk antara sedih dan senang," singkat Amin.

"Benar, tersangka melakukan acara persepsi pernikahan dengan calon istrinya," ujar Kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada awak media, Senin (17/07/17).

Sebelumnya, tersangka bersama dengan adek kandungnya Zain (23) terlibat dalam kasus peredaran narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 8 butir. Keduanya ditangkap berdasarkan hasil pengembangan Polda Riau terhadap jaringannya.

"Pernikanan itu merupakan sunah rasul yang wajib dijalani umat manusia jika sudah siap dalam berbagai kondisi. Jika tersangka sudah siap menjalani pernikahan, kenapa kita halangi niat baiknya. Malahan itu bukti kesetian seorang laki-laki terhadap orang yang dia sayangi," pungkas Guntur. (ars)


BERITA TERKAIT:
Jadi Tuan Rumah, Bengkalis Siap Sukseskan Harganas Tingkat Provinsi Riau
APBD Riau Dinilai Boros, Fitra Layangkan Gugatan ke MA
ABK Hilang di Perairan Sungai Indragiri
Guntur: Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Utama
Pemkab Bengkalis Ikuti Workshop Bank Riau Kepri
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.