find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Pekanbaru

Pelantikan Kepsek di Pekanbaru, Tunggu Keputusan Wali Kota


Senin, 11 September 2017 | 18:46:29 | view: 52
disediakan oketimes.com
Drs Abdul Jamal, Kadisdik Kota Pekanbaru.
Oketimes.com - Pekanbaru : Isu mutasi Kepala sekolah (Kepsek) yang disebut sebut akan dilakukan bulan Agustus lalu urung dilakukan. Kabar baru sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Drs Abdul Jamal bahwa pelantikan tersebut, masih menunggu Keputusan Walikota Pekanbaru.

"Belum, mutasi Kepsek seijin pak Wali lah dulu. Kan lebih enak kalau sekarang harus melapor ke ASN. Lagian di sekolah kan masih berjalan tidak ada masalah yang signifikan. Nanti kita cari moment yang terbaik. Kalau mutasi hari ini juga kita sudah siap," kata Abdul Jamal saat dikonfirmasi usai melantik 22 pejabat fungsional di aula Disdik Pekanbaru, Senin (11/09/2017) pagi.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru memastikan akan melakukan mutasi Kepala sekolah (Kepsek) bulan Agustus ini. Selain mengisi kekosongan mutasi juga berkaitan dengan evaluasi kinerja.

"Idealnya mutasi itu dilakukan sekali 6 bulan. Mutasi ini juga kita sesuaikan dengan kebutuhan. Sekarang kalau kita lihat SD saja sudah 12 yang Plt, dan ini yang perlu kita isi. SMP ada sekolah baru, satu Plt, tiga sekolah baru. Inilah yang kita coba sekarang mengkajinya. Selain itu ada juga yang pensiun. Rencana kita di Agustus ini”, ujar Abdul Jamal MPd saat dikonfirmasi, Rabu (9/8/2017) lalu. (fin)

BERITA TERKAIT:
OTK Titip Tas Kerumah Warga, Dibuka Isinya Senpi FN
Delapan Unit Rumah di Desa Kota Baru Inhil Ludes Terbakar
Uang Suap Rp300 Juta Wali Kota Batu untuk Lunasi Mobil Alphard
Wanita Penghuni Kamar Hotel Parma Ditemukan Tewas Tanpa Busana
KPK OTT Wali Kota Batu Jawa Timur
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.