find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Kepri

Bakamla RI Tangkap Kapal Bermuatan Ratusan Kasur Bekas


Jumat, 10 Maret 2017 | 02:13:51 | view: 276
bakamla ri for oketimes.com
Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan-04 milik Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP-KKP) saat melaksanakan operasi rutin dibawah bendera Badan Keamanan Laut Republik Indonesia berhasil menangkap kapal bermuatan ratusan Kasur bekas di Perairan Batam, Kamis (9/3/2017).
Batam, oketimes.com - Kapal Pengawas (KP) Hiu Macan-04 milik Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP-KKP) saat melaksanakan operasi rutin dibawah bendera Badan Keamanan Laut Republik Indonesia berhasil menangkap kapal bermuatan ratusan Kasur bekas di Perairan Batam, Kamis (9/3/2017).

Penangkapan tersebut, bermula pada pukul 10.30 WIB Kapal Pengawas Hiu Macan bernomor lambung 04 yang dinakhkodai Capt. Rasdianto melalui pantauan radar melihat aktivitas mencurigakan pada posisi 00 08 708 LS " 103 51 657 BT, dan ketika didekati terlihat kapal bernama KM Putra Tunggal memuat ratusan kasur bekas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal diketahui muatan berjumlah 441 kasur bekas, dan menurut pengakuan Nakhkoda kapal Herison, muatan tersebut berasal dari Moro Kepri dan akan dibawa ke Kuala Tungkal provinsi Jambi.

Pada saat berita ini diturunkan, kapal beserta ABK berjumlah 3 orang tersebut sedang dalam proses Adhoc ke Pangkalan terdekat.***

Autentikasi: Bakamla RI


BERITA TERKAIT:
30 Personil Polres Rohil Berjibaku Padamkan Karlahut di Rimba Melintang
Bakamla RI Jaga Keutuhan NKRI Bersama Rakyat
Pemprov Riau Gandeng BRK Sosialisasikan Transaksi Non Tunai
Indosiar Cari Bakat Dangdut Hadir di Pekanbaru
Anggaran Polri Besar, Menkeu Harap Polisi Tidak Cari Pendapatan Lain di Jalanan
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.