find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Kepri

Terkait Reklamasi Pulau Bokor, Abob Mafia Minyak Digelandang ke Batam


Jumat, 14 Oktober 2016 | 18:04:59 | view: 508
dok oketimes.com
Achmad Muchbub alias Abob, terpidana 17 tahun penjara dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil bisnis penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru.
Pekanbaru, Oketimes.com - Achmad Muchbub alias Abob, terpidana 17 tahun penjara dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil bisnis penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM), kembali tersandung dengan hukum akibat masa lalunya. Abob kembali akan diadili dalam kasus yang berbeda.

Pria berjuluk Raja Minyak Batam ini, Kamis (13/10/16), digelandang oleh Kejaksaan dan Kepolisian dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kabupaten Bengkalis, Riau ke Lapas Barelang, Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri).

Ia tersandung dan telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan pengrusakan lingkungan dalam reklamasi Pulau Bokor di Kecamatan Sekupang Kota Batam.

"Kita diminta Kejaksaan Tinggi Kepri untuk membantu pengamanan proses pemindahan dari Lapas Bengkalis ke Lapas Barelang," ujar Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, AKBP Ardianto, saat dikonfirmasi Kamis (13/10/2016) malam.

Dengan tangan diborgol dan kepala ditutup, Abob dikawal ketat oleh pasukan Brimob bersenjata lengkap bersama tim Kejati Kepri dan penyidik Ditreskrimsus.

"Pengawalan saja, lantaran Perkara yang bersangkutan (Abob) sudah masuk tahap II yakni penyerahan barang bukti dan tersangka kepada pihak Kejati Kepri untuk segera disidangkan," tambah Ardianto.

Diketahui, proses penanganan kasus dugaan pengrusakan lingkungan reklamasi Pulau Bokor ini terhambat sekitar 1 tahun lebih terhitung sejak Abob ditetapkan sebagai tersangka.

Pasalnya, saat proses tersebut, Abob sedang menjalani proses hukum dalam TPPU hasil penyelewengan BBM. Sehingga menghadirkan Abob dalam kasus reklamasi memerlukan waktu.

Seperti diketahui, usai divonis 17 tahun penjara oleh Mahkamah Agung RI, Abob mendekam di sel Lapas Pekanbaru. Kemudian, Ia dipindahkan ke Lapas Bengkalis.

Dari sini lah, tim Kejaksaan yang dibantu oleh Polda Kepri mengawal pemindahan Abob mulai dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandara International Hang Nadim Batam dan terakhir digelandang ke sel Lapas Barelang Batam. (dzs)


BERITA TERKAIT:
Ajak Warga Jaga NKRI, Bupati Siak Hadiri Halal Bi Halal Nahdhin NU
Wakil Bupati Siak Hadiri Halal Bi Halal PTIQ di Jakarta
Bupati Siak Hadiri Paripurna Ranperda Inisiati Dewan
Polda Riau Hadiri Semarak Parade Cinta Air Tingkat SMA/SMK
Wakil Bupati Siak Bersama Muspida Hadiri Upaca HUT Bhayangkara Ke-71
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.