find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Kampar

Tanam Padi Sistim Jajar Legowo, Gubri Harapkan Kampar Sebagai Sentra Beras Riau


Kamis, 13 April 2017 | 21:41:21 | view: 41
ist
Gubernur Riau Arsyadjulaindi Rachman saat melakukan penanaman padi serentak sistem Padi Jajar Legowo di Desa Binuang Kecamatan Bangkinang, Kampar, Rabu (12/4/2017).
Bangkinang, Oketimes.com - Selama ini penanaman padi dengan menggunakan Handtraktor sudah sering dilakukan petani, akan tetapi seiring dengan perkembangan moderenisasi terkini. Pemerintah menginginkan penanaman Padi dan Panen Padi dapat dilakukan dengan cepat dan produksi semakin meningkat.

Masalah yang dihadapi saat ini adalah minimnya ketersedian air untuk mengaliri air sawah. Untuk itu, diminta kepada Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pertanian segera mencarikan solusi. Baik melalui kewenangan provinsi lewat PUPR Riau, akan turun kelapangan untuk melihat lokasi bendungan Uwai demi mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai salah satu sentra beras di Riau.

Demikian disampaikan Gubernur Riau Arsyadjulaindi Rachman saat melakukan penanaman padi serentak sistem Padi Jajar Legowo di Desa Binuang Kecamatan Bangkinang, Kampar, Rabu (12/4/2017).
 
Gubri menyebutkan di provinsi lain juga mengalami alih fungsi lahan, seperti lahan dijadikan tanaman sawit, pertokoan dan tempat tinggal. Dia berharap hal demikian tidak terjadi di Kabupaten Kampar. Ketersediaan lahan untuk tetap menanam padi sangat dibutuhkan, sehingga Kabupaten Kampar dapat mewujudkan sebagai sentra tanaman padi di provinsi Riau yang membutuhkan 325 ribu ton setiap tahun dan mengurangi ketergantungan pangan dari daerah lain.
 
"Tanaman padi masih sangat menjanjikan, apalagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) masih tetap berusaha, bagaimana meningkatkan produksi padi dengan memperbaiki sarana prasarana seperti bibit dan peralatan. Agar hasilnya dapat meningkat dan dirasakan manfaatnya oleh petani tanaman Padi di Desa Binuang," pinta Arsyadjuliandi Rachman.
 
Sementara itu, Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi mengungkapkan di Kecamatan Bangkinang ini terdapat sawah potesial seluas 1138 Hektar, target tanam 438 Hektar dan realisasinya 40 persen, dalam hal ini ada permasalahan yakni permasalahan kekurangan pasokan air untuk mengairi sawah di desa ini padahal letak desa ini berdekatan dengan sungai Uwai yang kita sebut dengan Empang Uwai atau Bendungan Uwai.
 
Dalam hal ini Pemda Kampar melalui Dinas Pertanian yang berkoordinasi dengan Dinas PUPR melakukan solusi dengan menaikkan air disuatu tempat untuk bisa dialirkan keseluruh sawah, tetapi hal ini juga tidak memadai untuk menjadi solusi utama, maka kita mengambil tindakan untuk merevitalisasi atau mengembalikan fungsi irigasi itu sendiri.
 
Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kampar bersama masyarakat dan penggiat Tanaman padi telah berkomitmen dan sepakat untuk mempertahankan daerah ini tetap menjadi sentra tanaman padi, serta mengindari alih fungsi lahan menjadi tanaman sawit dengan berusaha kembali mencukupi ketersedian air untuk lahan sawah ini, ujar Syahrial Abdi.
 
Dengan adanya Penanaman padi serentak sistem Jajar legowo bisa menjadikan kecamatan Bangkinang khususnya Desa Binuang sebagai Sentra Produksi Padi di Kampar. Apapun yang menghambat untuk menjadikan sentra padi, kita carikan solusi untuk menyelesaikannya. Salah satu yang jadi permasalahan adalah ketersedian air. Artinya selama masa tanam, air yang dibutuhkan untuk mengairi Padi tersebut harus tercukupi.
 
Solusi tercepat yang bisa dilakukan adalah adalah memompa air diempang Uwai untuk dialirkan kelahan padi milik masyarakat. Hal ini telah diintruksikan melalui Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Kesehatan hewan Kabupaten Kampar untuk segera mengambil langkah tersebut.

"Selain itu langkah yang lainadalah mengembalikan fungsi empang Uwai sesuai fungsinya sebagai salah satu pemasok air untuk mengairi sawah yang ada diKecamatan ini," ujar Syahrial Abdi.
 
Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Provinsi Riau Masnur, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, Anggota DPRD Kampar Agus Candra dan Komandan Batalyon Infantri 132 Salo Aidil Amin, Ketua KTNA, Kepala Dinas Pertanian, Hendri Dunan, kepala Dinas PUPR Indra Pomi, Camat Bangkinang serta Masyarakat desa Binuang. (Sy)


BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Pimpin Pelepasan 101 Personel Brimob ke Papua
Kadisdik Riau Sebut 107.524 Siswa SMP Siap Ikuti UN
Bank Riau Kepri Raih Peringkat Dua Nasional Service Exellence
Gubri Ajak Masyarakat Wujudkan Riau Jadi Pengekspor Jagung
Pemprov Perpanjang Status Siaga Darurat Karhutla Riau
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.