find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Indragiri Hulu

Ngaku Panggil Bidan Yessika

Kadiskes Inhu Mendadak Jadi Jubir Asmara Bides YK & Camat Kelayang


Kamis, 20 Juli 2017 | 19:12:48 | view: 219
zoel a.p
Oknum Camat Kelayang saat dilakukan pelantikan sebagai camatdan foto inset KTK (37) oknum ASN Puskesmas Polak Kisang Keleyang, Inhu, Riau.

Rengat, Oketimes.com - Plt Kadiskes Inhu, M Yunus, SSos MM bersama Kasubbag Umum, Dwi Fitriana mengaku belum lama ini menyebutkan hubungan Intim antara Bidan Desa Yessika Kartika dengan oknum Camat Kelayang, Umar, SSos disebutkan tidak ada menjalin hubungan intim selama ini.

Pernyataan ini disampaikan Kasubbag Umum Diskes Inhu, Dwi Fitriana didampingi Plt Kadiskes Inhu, M Yunus, S.Sos MM di ruang kerjanya pada awak media ini, Kamis (20/07/2017).

"Saya sudah panggil Bidan Yessi Kartika terkait pemberitaan di sejumlah surat kabar maupun di media Online, untuk mengklarifiksi pemberitaan dengan kejadian yang sebenarnya," kata M Yunus yang mendadak menjadi juru bicara kedua oknum ASN tersebut.

Disebutkan Dwi Fitriana, pengakuan Bidan Yessi Kartika saat dimintai keterangannya di Diskes Inhu, secara bergantian Plt Kadiskes Inhu, M Yunus bersamanya menyebutkan bahwa saat adanya penggerebekan warga di kediaman Yessika belum lama ini. Menurutnya, Camat Umar sedang mengantarkan Yessika saat larut malam sekitar pukul 23.32 Wib dan di bulan puasa.
         
Katanya, Bidan Yessika minta tolong kepada Camat Umar untuk membawa Yessika ke Airmolek, guna membeli obat karena anak Yessika sedang sakit, permintaan tolong Yessika kepada Camat memang tidak kali ini saja, namun sudah beberapa kali, beber Dwi Fitriana.

"Kita mau beri tindakan apa terhadap Bidan Yessika ? sementara kejadian yang ditangkap warga kala itu, antara Bidan Yessika dengan Camat Umar hanya sebatas mengantarkan Bidan Puskesmas Polakpisang itu ke kediamannya," tambah M Yunus.

Meski demikian, kata Yunus, permasalahan ini sudah dilimpahkan kepada Inspektorat Pemkab Inhu, jadi biarlah Inspektorat yang melakukan pemeriksaannya sebagaimana domennya, karena untuk menelusuri persoalan seperti ini yang lebih tepat adalah pihak Inspektorat Inhu, tutup Yunus.
         
Terpisah, Inspektur Inspektorat Inhu, Boike Sitinjak dikonfirmasi awak media ini (20/07/17) mengakui bahwa, persoalan yang saat ini lagi ngetren yang dialami Bidan Yessika dengan Camat Umar, sudah diterimanya dari Diskes Inhu. Namun masih sebatas informasi dan hasil pengakuan Bidan Yessika kepada Kadiskes Inhu, sedangkan berupa bukti buktinya memang nggak ada.

Untuk membuktikan adanya tudingan kepada Camat Umar dan Bidan Yessika berbuat tidak senonoh, hal ini menurutnya sulit membuktikannya, sebab hanya sebatas Camat Umar mengantarkan Bidan Yessika ke rumahnya, dengan alasan membeli obat anak Yessika sedang sakit.
         
Begitu juga pengakuan Camat Umar saat ditanyai wartawan, jawabannya tidak ada hubungan intim, hanya sebatas hubungan baik saja, namun begitu Inspektorat Inhu hingga kini masih melakukan pengumpulan data data, baik dari kalangan media maupun dari kalangan masyarakat tempatan.

"Kalau masyarakat mempunyai bukti bukti yang terindikasi bahwa Camat Umar ada berbuat tidak senonoh dengan Bidan Yessika, dan atau ada bukti Camat Umar bersama Bidan Yessika sedang berada di satu hotel, ini bisa dijadikan satu alat bukti," papar Boike.

Sebelumnya, mantan anggota DPRD Inhu, Jeprizal menyebutkan, dari hasil rangkumannya di kalangan masyarakat bahwa, antara Camat Umar dengan Bidan Yessika diduga sudah melaksanakan nikah siri, hanya saja untuk pembuktiannya belum bisa didapatkan, kata Jeprizal. (zul)

BERITA TERKAIT:
Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona
Jadi Kado Istimewa di HUT RI Ke-72, Tim Garuda Muda Hajar Filipina 3-0
Cerita Tito saat Jokowi Pilih Isir Jadi Ajudan Pribadi Presiden
Bupati Amril Jadi Inspektur Upacara, Eet Baca Teks Proklamasi
Bupati Siak Jadi Moderator Seminar Internasional di Pekanbaru
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.