find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Indragiri Hulu

Warga Kelayang Kesali Oknum Camat Bejat Belum Diganti Yopi


Rabu, 19 Juli 2017 | 17:28:55 | view: 249
zoel a.p
Pertemuan warga Desa Kelayang dengan tokoh masyarakat, guna mendesak kedua oknum pegawai yang meresahkan warga tersebut hengkag dari pemukiman masyarakat Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, beluma lama ini.
Rengat, Oketimes.com - Memasuki sepekan ini, oknum Camat Kelayang, Umar, S.Sos tidak diperkenankan masyarakat untuk melaksanakan aktifitas tugasnya sebagai Camat. Sejak permohonan masyarakat untuk menolak keberadaan Camat di Kelayang, namun Bupati Inhu, Yopi Arianto nampaknya masih mempertahankan Camat Kelayang ini.

Hal ini bisa dibuktikan saat ratusan masyarakat Kelayang mendatangi kantor Camat Kelayang pada Kamis (13/07/17) lalu, yang meminta agar Camat Umar, S.Sos hengkang dari Kecamatan Kelayang, serta dengan Bidan Puskesmas Polak Pisang, Kelayang, Yessi Kartika (37), agar tidak lagi bertugas sebagai bidan di Puskesmas Polakpisang.

Namun hingga kini, baik Umar selaku Camat Kelayang maupun Yessi Kartika sebagai bidan Pukesmas masih saja bertugas sebagai ASN di tempat mereka bekerja.

Tokoh masyarakat Kelayang yang juga mantan anggota DPRD Inhu, Japrizal dikonfirmasi Rabu (19/07/17) mengatakan, kini masyarakat Kecamatan Kelayang merasa kesal dan resah, karena permintaan masyarakat Kelayang untuk menghengkangkan Camat Umar dan bidan Yessi tidak terealisasi di Pemkab Inhu, hingga saat ini Camat Umar dan Bidan Yessi masih tenang tenang saja.
           
Hal ini membuat masyarakat menjadi resah dan kesal, yang bisa berimbas akan terjadinya aksi unjuk rasa untuk menurunkan Camat Kelayang dari jabatannya, sekaligus mengusir Yessi Kartika dari Puskesmas Polakpisang, Kelayang, aksi ini bisa terjadi jika apa yang disepakati masyarakat tidak ditindak lanjuti oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto, Kata Jeprizal.
           
"Kami akan datangi kantor Camat Kelayang untuk melakukan penyegelan kantor camat itu, artinya selama dalam penyegelan semua aktifitas tidak diperkenankan untuk bekerja," papar koordinator aksi massa yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Selain itu, tambah Ketua Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kab Inhu ini, setelah nantinya menyegel kantor Camat Kelayang, massa melanjutkannya ke kantor DPRD Inhu dan seterusnaya ke kantor Bupati Inhu, "Apa acaranya nantilah," ucap Jeprizal.
           
Sekcam Kelayang, Zulfikar dikonfirmasi Rabu (19/7) mengatakan, Camat Kelayang hingga saat ini masih dijabat oleh Umar, S.Sos, tidak benar kalau ada pejabat yang menggantikan Umar, semua surat menyurat masih ditanda tangani oleh Umar.
           
Menjawab pertanyaan Wartawan, Zulfikar menambahkan, setiap harinya Camat Umar masih masuk kantor, hanya saja tidak selama saat belum ada permasalahan, : Yah sepuluh hingga dua puluh menit lah, setelah memberikan pengarahan dan tanda tangan absen maupun surat menyurat yang harus ditanda tangani Camat Umar, maka Camat Kelayang itu beranjak keluar kantor.
           
"Saya tidak mengetahui persis apa yang menjadi permasalahan Camat Umar hingga dia tidak betah bekerja dan duduk di ruangannya, silahkan Tanya sendirilah kepada yang bersangkutan," ambah Zulfikar .

Kasi Trantib Kecamatan Kelayang, Abd Kadir Tarigan mengatakan, tiga hari sebelum kejadian, dia sudah mengingatkan kepada Camat Umar, untuk tidak menlanjutkan hubungannya dengan Yessi Kartika, artinya segera menyudahi dugaan hubungan intim itu, namun malah yang terjadi, Camat Umar ditanyai masyarakat saat mengantar Yessi Kartika di kediamannya hingga berbuntut panjang seperti ini.
           
Wabup Inhu, Khairizal dikonfirmasi mengatakan, semua permasalahan yang menyangkut terhadap Camat Kelayang dan Bidan Yessi Kartika, sudah diserahkan kepada Plt Sekdakab Inhu, Hendrizal, silahkan wartawan menanyakan kepada Plt Sekdakab Inhu saja, katanya.
           
Sementara, Plt Sekdakab Inhu, Hendrizal dikonfirmasi mengatakan, semua berkas yang menyangkut permasalahan terhadap Camat Kelayang dan Bidan Yessi Kartika, sudah diserahkan kepada Bupati Inhu, Yopi Arianto, untuk mendapatkan tindak lanjut dari permasalahan yang terjadi, “ Saat ini kami masih menunggu apa yang menjadi keputusan Bupati Inhu terkait masalah Camat Kelayang itu, papar Plt Sekdakab Inhu itu.
           
Anggota DPRD Inhu yang berdomisili di Kelayang, Nurhayati dikonfirmasi mengatakan, hendaknya Pemkab Inhu segera mengambil sikap dan tindakan tegas atas kejadian yang dialami oleh Camat Kelayang bersama Yessi Kartika.
           
Karena kalau permasalahan ini didiamkan saja hingga berlarut larut, dikhawatirkan masyarakat menjadi marah dan bisa bertindak anarkis, sementara masyarakat Kelayang menginginkan kondisi di daerah Kelayang ini tetap kondusif.
           
Ditambahkan Nurhayati lagi, kini di kalangan masyarakat Kelayang tidak henti hentinya mempergunjingkan apa yang menjadi pokok permasalahan yang dilakukan oleh Camat Kelayang bersama Bidan Yessi, namun jika Pemkab Inhu sudah mengambil suatu tindakan konkrit, maka gunjingan itu akan hilang dengan sendirinya, tutupnya. (zul)


BERITA TERKAIT:
Warga Teluk Pinang Geger Temukan Mayat Kakek 80 Tahun di Semak-semak
Menjanda 5 Tahun, Oknum PNS Rutan Terlibat Narkoba Hamil
Bawa 1 Ons Sabu, Warga Aaek Nabara Tertangkap Tangan di Duri
Nyabu Bareng di Lapas Wanita, Pembesuk dan Warga Binaan Diamankan
Ketua DPRD Bengkalis Bersama Bupati Tandatangani KUPA-PPAS
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.