find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Indragiri Hulu

Rampok Bersenpi Gasak 2 Motor, Uang dan Harta Benda Milik IRT


Rabu, 26 April 2017 | 21:11:27 | view: 64
int
Ilustrasi
Indragiri Hulu, oketimes.com - Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api (senpi) kembali beraksi Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Selasa (25/4/2017) dini hari kemarin, sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelaku yang berjumlah 6 orang menyatroni sebuah rumah di Jalan Napal, tepatnya di loket PO Bus Sibual-Buali Dusun Katipo, Desa.Pauh Ranap, Kecamayan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu

Kejadian bermula, saat pemilik rumah, Lamria boru Manalu (59) tengah beristirahat sambil menonton televisi di rumahnya. Dalam posisi berbaring tertelungkup, tiba tiba korban dikagetkan dengan melihat sekilas ada 6 orang pria tak dikenal masuk ke dalam rumahnya.

Tiga orang pelaku langsung mencekik leher Lamria boru Manalu, sambil menodongkan senjata api jenis pistol warna hitam.

Sedangkan dua pelaku lainnya langsung mengikat kedua tangan dan kaki korban menggunakan kain serbet (lap tangan) dan kain gorden jendela rumah korban serta menutup mulutnya menggunakan lakban warna hitam yang telah disiapkan pelaku.

Usai menyekap korban, seorang pelaku lainnya sempat berucap mana uang dan berkata "Mana lebih penting nyawamu atau uangmu". Pria tersebut lalu meninju Maria dengan menggunakan tangannya mengenai mulut dan pipi korban sebanyak satu kali.

Karena ketakutan akan dibunuh, dengan terpaksa korban pun memberitahukan tempat uangnya disimpan yang ada dalam lemari kamar. Pelaku lantas mengacak-acak lemari dan kamar korban.

Dari dalam tas, kawanan rampok bersenjata api itu berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp5 juta dan beberapa barang-barang berharga lainnya, seperti 2 jam tangan, handphone, mesin air merek Sanyo, gitar Yamaha, 10 slop rokok dan uang di dalam laci kedai korban sebesar Rp120 ribu.

Tidak hanya itu, kawanan rampok berjumlah 6 orang tersebut juga mengambil 2 unit sepeda motor Honda Mega Pro dan Supra Fit, milik penumpang bus yang dititipkan ke korban karena yang bersangkutan sedang pulang ke kampung halamannya.

Berhasil menguras harta benda korban, ke enam pelaku kabur lewat pintu samping rumah korban. Setelah pelaku kabur, korban berusaha membuka ikatan kakinya sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp35 juta dan angsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Peranap, Resort Inhu guna pengusutan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM mengatakan, setelah menerima laporan korban, petugas Polsek Peranap langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita langsung tindaklanjuti laporan korban. Kita sudah lakukan olah TKP dan memeriksa beberapa orang saksi. Kita akan selidiki guna mengungkap pelakunya," pungkas Guntur, Rabu (26/4/2017). (dam)


BERITA TERKAIT:
Pulang dari Bank, Warga Kempas Inhil Dirampok, Rp212 Juta Lesap
Kapal Nelayan Tenggelam, Dua Warga Dumai Bertahan Hidup di Laut Lepas
Kapolri Ungkap Nama Dua Pelaku Bom Kampung Melayu
Bupati Siak Hadiri Pengukuhan Dua Datuok di Kampar
Diduga Gelapkan Harta Bersama, Mantan Suami Dilapor
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.