find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Indragiri Hulu

Doyan Godai Janda, Camat Kelayang Diminta Mundur


Selasa, 18 Juli 2017 | 16:59:40 | view: 307
ist
Oknum Camat Kelayang saat dilakukan pelantikan sebagai camatdan foto inset KTK (37) oknum ASN Puskesmas Polak Kisang Kleyang
Rengat, Oketimes.com - Kendati sudah memiliki istri dua, Camat Kelayang, Umar, S.Sos diduga masih doyan mengganggu wanita lain, dan perlakuan ini kerap terjadi, karena kuat dugaan sudah menjadi hobbi bagi mantan Camat Peranap ini.
         
Sebelum menjadi Camat Kelayang, Umar merupakan Camat Peranap, yang sebelumnya juga selaku Sekcam Peranap, selama menjadi orang nomor wahid di Peranap ini, Umar diketahui memiliki istri dua (Poligami), Istri pertama Umar tidak bisa berkutik akibat tekanan yang diberlakukan Umar kepadanya.
         
Bukan menjadi rahasia umum lagi, masyarakat Peranap sudah mengetahui bahwa Camat Umar yang diduga sebagai "Penjahat Kelamin", karena meski sudah memiliki istri dua, Umar kerap mengganggu para janda .
         
Tokoh masyarakat Kelayang, Jeprizal mengatakan, akibat Camat Umar mengganggu janda Ktk (Kartika) yang punyak anak satu dan bekerja sebagai Bidan ASN di Puskesmas Polakpisang, Kelayang (37), masyarakat Kelayang menjadi marah, bahkan memergoki Camat Umar saat mengantarkan Janda Ktk pada malam hari ketika itu.
         
Menurut mantan anggota DPRD Inhu ini, selaku koordinator masyarakar Kelayang, mereka bukan melakukan aksi unjuk rasa pada (13/07/12) itu, tapi hanya melakukan mediasi, karena sebelumnya warga lebih dulu mengkoordinasikannya kepada Kapolsek Kelayang.
         
Rencananya memang akan menyegel kantor camat, namun alangkah baiknya dimediasi dululah, yang penting masyarakat Kelayang menolak Umar, S.Sos menjadi camat Kelayang, dan begitu juga terhadap Yessi Kartika diminta untuk tidak lagi bertugas di Puskesmas Polakpisang, Kelayang.
         
Jika permintaan masyarakat ini tidak dikabulkan oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto, maka dalam waktu dekat ini, masyarakat Kecamatan Kelayang akan melakukan penyegelan terhadap kantor camat Kelayang, sekaligus melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Inhu dan ke kantor Bupati Inhu .
         
Ditambahkan Jeprizal lagi, bahwa saat ini masyarakat Kelayang merasa kecewa dan resah, karena sudah lima hari kejadian yang dilakukan camat Umar terhadap Yessi Kartika, sementara Pemkab Inhu tidak melakukan tindakan apapun, dan diketahui Camat Umar masih berstatus sebagai Camat Kelayang.
         
Kapolsek Kelayang, Akp Buha Siahaan dikonfirmasi (18/7/17) mengatakan, kejadi pada (13/7) itu bukanlah aksi unjuk rasa, namun masyarakat Kelayang melakukan mediasi di kantor camat Kelayang sebanyak 10 orang saja, sedangkan warga lainnya hanya sebagai pendengar saja.
         
Permohonan masyarakat Kelayang untuk menolak Camat Kelayang Umar dan Bidan Yessi Kartika, agar tidak lagi bertugas di Kelayang, bukanlah menjadi domen Polisi, silahkan Pemkab Inhu yang menyikapinya, Kata Buha Siahaan.
         
Plt Sekdakab Inhu, Ir Hendrizal Msi dikonfirmasi wartawan, tidak bersedia mengangkat hpnya, bahkan saat d isms terkait permasalahan Camat Kelayang dengan Yessi Kartika, Hendrizal tidak bersedia menjawabnya. (zoel)

BERITA TERKAIT:
Mitra GO-JEK Diminta Menahan Diri dan Tidak Terprovokasi
Mendagri Tjahjo Kumolo: Camat Harus Awasi Eks ISIS
Diduga Mesum, HS Diminta Hengkang
Perangkat Desa dan Keluarga Bantah Toke Karet HS Selingkuhi Janda Kampung
Selingkuhi Janda, Toke Karet Diamankan Warga
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.