find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Indragiri Hilir

Pemkab Inhil Segera Kucurkan Rp23,4 Miliar untuk Madrasah dan Ponpes

Laporan : Awaludin/Setya

Senin, 13 Maret 2017 | 21:24:44 | view: 73
int
HM Wardab, Bupati Indragiri Hilir.
Indragiri Hilir, oketimes.com - Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan mengatakan Pemkab akan menganggarkan bantuan untuk madrasah dan pondok pesantren baik dari APBN, Bantuan Keuangan (Bankeu) provinsi Riau maupun melalui dana APBD Inhil Tahun 2017.

Melalui Bankeu Pemprov Riau dari hasil tim verifikasi provinsi tidak dapat diakomodir, namun pemkab Inhil telah mengalokasikan anggaran untuk madrasah dan pondok pesantren tahun ini melalui APBD Kabupaten sebesar Rp 23,4 milyar lebih.

"Walaupun kita tidak mendapatkan bantuan keuangan dari Provinsi untuk madrasah dan pondok pesantren namun kita tetap menganggarkan melalui APBD Kabupaten Inhil," ujar Bupati Inhil HM Wardan menyikapi adanya pandangan dari beberapa pihak yang mengatakan Pemkab Inhil yang menganaktirikan sekolah madrasah dan ponpes, Sabtu (12/3/17).

Bupati HM Wardan memastikan bantuan untuk madrasah dan ponpes tahun ini sudah tidak ada kendala dan sudah tertuang pada APBD Tahun Anggaran 2017 ini, imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya, masyarakat jangan terprovokasi dengan anggapan atau pandangan dari beberapa pihak yang hanya menilai dari selembar surat yang tidak utuh secara keseluruhan, sehingga membuat viralnya masalah tersebut di medsos baru-baru ini, padahal kita sangat berkomitmen memberikan layanan terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dunia pendidikan baik sekolah negeri maupun madrasah dan ponpes karena semuanyakan sama untuk kebutuhan masyarakat dan wujud kepedulian kita sudah dibuktikan melalui Penghargaan Kementerian Agama kepada 11 Bupati/Walikota se-Indonesia yang salah satunya adalah Bupati Inhil dan satu-satunya di Provinsi Riau pada saat itu.

Menurut pandangan Dirjen Pendidikan Islam saat itu, bahwa penghargaan ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten dan salah satunya pemkab. Inhil yang sangat komit dalam pengembangan program kemitraan pendidikan.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir Drs H Syaifuddin MP saat dikonfirmasi mengatakan, memang benar selama beberapa tahun ini Pemkab Inhil terus menganggarkan untuk madrasah dan ponpes melalui APBD Kabupaten, jadi memang keliru jika ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa Bupati Indragiri Hilir menganak tirikan madrasah dan ponpes.

Menurut Syaifuddin, madrasah dan ponpes memang masih kewenangan kementerian agama yang pembiayaan operasionalnya melalui APBN, untuk itu kita tidak bisa mengakomodir secara keseluruhan kebutuhan madrasah dan pondok pesantren, namun kita tetap memberikan perhatian dan dukungan sesuai kewenangan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten.

Selain itu kepala dinas pendidikan juga mengatakan bahwa kita tidak membeda-bedakan untuk sekolah yang ada di kabupaten Inhil, baik sekolah umum maupun madrasah dan ponpes, setiap tahunnya kita terus menganggarkan berbagai kebutuhan untuk madrasah dan ponpes sesuai kewenangan, pada APBD tahun ini saja kita sudah anggarkan untuk 36 sekolah madrasah dan ponpes dengan biaya yang sudah disampaikan oleh Bupati di atas. (Advetorial)


BERITA TERKAIT:
Polres Inhil Terjunkan Tim Harat di Pusat Keramaian
Bupati Inhil Gelar Buka Bersama dengan Insan Pers
Akhir 2017, Jumlah Pustu di Inhil Bakal Naik Jadi 218 Unit
Jurnalis Inhil Santuni Bocah Korban Luka Bakar di RSUD Puri Husada
Soal Laporan Masalah THR di Inhil, Dewan: Kita Terus Pantau
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.