find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Indragiri Hilir

Atasi Karhutla, BPBD Serahkan 12 Unit Mesin Damkar ke Desa se-Kecamatan Gaung


Jumat, 28 April 2017 | 21:50:22 | view: 91
int
Ilustrasi, Mesin Damkar.
Indragiri Hilir, oketimes.com - Guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang bebas asap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil menyerahkan bantuan berupa 12 unit mesin pemadam kebakaran (Damkar) portable kepada Desa se Kecamatan Gaung, Rabu (26/4/2017).

Penyerahan mesin pemadam kebakaran portable tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh BPBD Inhil. Sebelumnya, di beberapa Desa, BPBD Inhil juga telah menyerahkan bantuan tersebut.

Menurut penuturan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Inhil, H Yuspik SH, pemberian bantuan ini, merupakan wujud dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Inhil terhadap fenomena kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang beberapa waktu lalu sempat melanda seluruh kawasan di Provinsi Riau bahkan menghebohkan dunia Internasional.

"Meski saat ini, Inhil dapat dikatakan bebas asap, mesin Pemadam Kebakaran portable yang diberikan itu bisa dijadikan sebagai sebuah langkah antisipatif atas ekskalasi kebakaran hutan dan lahan yang mungkin saja terjadi pada beberapa titik rawan kebakaran di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Yuspik kepada wartawan pada pelaksanaan rangkaian acara Milad Ke - 21 Kecamatan Gaung Tahun 2017 yang digelar di Kuala Lahang.

Lebih lanjut, Yuspik mengatakan, pemberian bantuan mesin pemadam kebakaran portable ini juga merupakan sebuah langkah tindakan dini terhadap eskalasi karhutla yang mungkin terjadi, sebelum tim pemadaman dari BPDB Inhil datang ke lokasi kejadian.

"Keberadaan Mesin Pemadam Kebakaran portable ini tidak serta - merta mengeliminasi tugas pokok dan fungsi dari BPBD selaku institusi yang diberikan amanah untuk menanggulangi bencana yang terjadi di Inhil. Melainkan, hanya berguna sebagai tindakan dini oleh masyarakat dalam pemadaman api," ungkapnya.

Kendati demikian, Yuspik menyebutkan, mesin pemadam kebakaran portable tersebut, diberikan dengan pola pinjam - pakai oleh pihak BPBD Inhil.

"Artinya, mesin pemadam kebakaran itu perlu dijaga dan dirawat. Sebab, sesekali nanti pihak BPBD Inhil akan melakukan pemeriksaan kondisi pasca pakai mesin pemadam tersebut," tukasnya.

Melalui pemberian bantuan mesin pemadam kebakaran portable, Yuspik mengungkapkan, harapannya agar Kabupaten Inhil, terutama Kecamatan Gaung menjadi kawasan bebas asap dan bebas dari titik api kedepan.

"Jadi, apa yang menjadi kekhawatiran kita selama ini terkait asap paling tidak bisa berkurang karena prasarana berupa peralatan pemadam kebakaran yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil ini. Mesin ini dapat dioperasikan di darat maupun di daerah yang melalui wilayah perairan,"tukasnya.

Sementara itu, Yuspik mengatakan, fungsi sekunder dari mesin pemadam kebakaran portable yang diberikan tersebut, juga dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di permukiman warga setempat.

"Selain fungsi utamanya, mesin pemadam kebakaran ini memiliki dwifungsi yang berbeda yang juga bisa difungsikan sebagai alat pemadam kebakaran jikalau terjadi kebakaran di kawasan permukiman warga, khususnya permukiman warga Kecamatan Gaung yang baru saja menerima bantuan mesin itu," pungkasnya. (Afs)


BERITA TERKAIT:
Ditinggal Pergi, Satu Unit Rumah Bulatan di Muara Lembu Ludes Terbakar
Hari Ini Bupati Amril Bakal Serahkan 219 SK CPNS
Lagi, Pemkab Pelalawan Usulkan Pembangunan 100 Unit Bedah Rumah Bagi Warga Kurang Mampu
Delapan Unit Rumah di Desa Kota Baru Inhil Ludes Terbakar
Pemekaran 30 Desa Persiapan Di Rohul Tengah Diajukan Ke Pemprov Riau
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.