find us on : 
bank riau
Halaman Khusus Dumai

Miliki Sabu, Polisi Amankan Oknum PNS Dumai


Senin, 19 Desember 2016 | 20:02:04 | view: 217
int
Ilustrasi
Dumai, oketimes.com - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Dumai berinisial EB alias Ek (40), ditangkap aparat Satres Narkoba Polres Dumai karena kedapatan memiliki sabu-sabu.

Tersangka ditangkap disebuah warung nasi uduk di Jalan Kelakap Tujuh, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, Kodya Dumai, Jumat (16/12/2016) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Bersama tersangka polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu dengan berat kurang lebih 3,07 gram dan sebuah dompet warna coklat.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM mengatakan, tersangka ditangkap berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan jika pelaku memiliki dan sering melakukan transaksi sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Dumai lalu melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan tersangka.

"EB ditangkap saat sedang berada di sebuah warung nasi uduk. Saat dilakukan penggeledahan, dalam dompet tersangka diamankan barang bukti 1 paket sabu seberat 3,07 gram," kata Guntur, Senin (19/12/2016).

Tersangka pun langsung digelandang ke Mapolres Dumai guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjjut. "Pelaku dan barang buktinya saat ini telah diamankan di Mapolres Dumai guna pengembangan lebih lanjut," tukas Guntur. (dabot)


BERITA TERKAIT:
Mabes TNI Berangkatkan 662 Prajurit dan PNS TNI Mudik Gratis
Amankan Keramaian Kota, Satgas Hangtuah Sebar Penembak Jitu
Main Game di Warnet Hingga Larut, Polisi Pulangkan 54 Pelajar SD
Polisi Amankan Pemalsu Uang Kertas Puluhan Juta di Bengkalis
Amankan Jalur Mudik, Polda Riau Sebar Tim Sniper
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.