find us on : 
bank riau
Pemko Minim Sosialisasi

Program Banyak, Warga Miskin Marak


Kamis, 10 Agustus 2017 | 21:10:00
int
Ilustrasi
Pekanbaru, oketimes.com - Banyak sekali program Pemerintah memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakat, kenyataan di lapangan sampai saat ini masih saja banyak ditemukan warga miskin yang tidak terakomodir, salah satunya ditemui di Kecamatan Simpang Tiga, Mak boy (84) yang mesti menggantungkan hidupnya dengan belas kasihan orang lain, karena kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

Padahal, Pemerintah Pusat memiliki banyak program dalam mensejahterakan rakyat sebut saja dari program Kartu Indonesia Sejahtera (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Hanya saja, program tersebut justru sering tidak tetap sasaran karena minimnya informasi yang diterima masyarakat.

Menyikapi kondisi ini, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, diminta untuk rutin memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena, banyak warga yang tidak paham dan mengetahuinya. Mak Boy mungkin salah satunya, sehingga beliau hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak.

"Banyak program yang dibuat oleh pemerintah untuk masyarakat, namun sosialisasinya dirasa kurang seperti peralihan dana bantuan langsung tunai (BLT) atau beras miskin (Raskin). Padahal sosialisasi bisa dilakukan secara sederhana, melalui pemasangan sanduk atau baliho ke pemukiman masyarakat," demikian disampaikan Ir Nofrizal saat di jumpai di kantornya, Kamis (10/8/2017)

Nofrizal mengakui masyarakat seperti Mak Boy ini, seharusnya menjadi prioritas utama Pemko Pekanbaru. Melihat kondisi beliau, wajar saja jika Mak Boy dan keluarga mendapat bantuan dari pemerintah tanpa harus bersandar kepada belas kasihan warga agar kehidupan beliau bisa lebih terjamin.

"Memang banyak program Pemerintah baik datang dari Pusat dan Kota tujuannya Mensejahterakan masyarakat, tapi banyak juga kelemahannya karena sosialisasi yang minim sehingga program itu tidak berjalan semestinya, sehingga program ini tidak terlaksana sepenuhnya," jelas Nofrizal.

Nofrizal menegaskan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Kesehatan, Dinas Sosial,  dan Dinas Pendidikan agar gencar melakukan sosialisasi terkait upaya Mensejahterakan masyarakat yang berkaitan dengan Program Pusat yang diterima masyarakat dalam hal ini Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Jika sosialisasi berjalan jelas masyarakat miskin akan berkurang dan tentunya jika tepat sasaran," pangkas Nofrizal. (Eza)

BERITA TERKAIT:
Semarak HUT RI Ke-72, Bupati Apresiasi Pawai Karnaval Siak 2017
Semarak HUT RI ke 72, Warga Rw 07 Kelurahan Palas Gelar Pesta Rakyat
Miliki Senpi & Rompi Anti Peluru, Ali Ditangkap
Semarak HUT RI Ke-72, BRK Gelar Lomba Pakaian Adat
Ngaku Areal Sudah Diganti Rugi, Warga Kampar Geram
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.