find us on : 
bank riau
  • Home
  • Sosial
  • Salurkan Zakat di Perawang, Bupati Akui Pengumpulan Zakat Siak Tertinggi di Riau

Salurkan Zakat di Perawang, Bupati Akui Pengumpulan Zakat Siak Tertinggi di Riau


Senin, 15 Mei 2017 | 22:02:51
hms pemkab siak for oketimes.com
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat acara penyaluran zakat Tahap I tahun 2017 kepada kaum duafa dan fakirmiskin di Masjid Mukhlisin Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Senin (15/5/17).
Siak, Oketimes.com - Tingginya kesadaran masyarakat kabupaten Siak dalam membayar zakat, dibuktikan dengan terkumpulnya uang zakat yang di kelola Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Siak priode pada Januari hingga Mei 2017 mencapai Rp5 miliar lebih. Sedangkan target baznas pada tahun ini mencapai Rp11 miliar. Kecamatan Tualang merupakan daerah terahkir tahap pertama dalam penyaluran zakat yang dilakukan Baznas Siak.

"Selama ini memang kita telah banyak menyalurkan zakat untuk kaum duafa, baik zakat produktif maupun zakat kosuntif. Namun khusus untuk zakat produktif, diharapkan adanya pendampingan, jika terjadi persoalan-persoalan didalam pengelolaan uang, bantuan mereka bisa teratasi," kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat acara penyaluran zakat Tahap I tahun 2017 kepada kaum duafa dan fakirmiskin di Masjid Mukhlisin Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Senin (15/5/17).

Syamsuar menambahkan, kabupaten Siak masih peringkat teratas dalam pengumpulan zakat terbesar di Riau. Lantaran kesadaran masyarakat dalam mengeluarkan zakat dinilai cukup tinggi.

Dia berharap Semoga semangat ini terus dijaga dan para ustadz dan ulama hendaknya pada bulan suci ramadhan menyamapaikan ceramah dengan tema tentang zakat, sehingga masyarakat paham dan mengerti bahwa penyaluran zakat itu yang baik melalui Amil zakat, karena terkoordinasi dan tepat sasaran.

Dikatakannya, saat ini ditiap kecamatan telah terbentuk UPZ diharapkan berfungsi dengan baik dalam mengumpulkan infaq dan sedekah. Karena dalam waktu dekat ini, pihaknya akan membentuk Unit Pengumpul Zakat di setiap masjid yang ada di kabupaten Siak. Dengan tujuan, agar mendekatkan hubungan di lingkungan mereka berada lebih mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakatnya.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Kabupaten Siak H Muhammad Rasyid Suharto, Pua Upa M. Ed dalam sambutannya mengatakan untuk tahun ini di tahap pertama, pembagian zakat semuanya berjumlah Rp2,4 miliar yang saat ini di kecamatan Tualang menjadi daerah terkhir di tahap pertama tempat pendistribusian zakat. Apalagi pada tahap kedua ini, penyalurannya dilakukan pada bulan suci ramadhan mendatnag sejalan dengan safari ramadhan Bupati Siak.

Rasyid menjelaskan, penyaluran zakat yang akan diserahkan kepada kaum duafa saat ini adalah kusus Zakat produktif dan zakat kosuntif yang totalnya berjumlah 133 kepala keluarga, dengan keterangan zakat produktif di bagikan kepada umat muslim yang membutuhkan modal usaha kecil. Sedangkan zakat produtif diberikan kepada masyarakat yang yang kurang mampu atau kaum duafa yang nada di Kecamatan Tualang Perawang.

Bantuan tersebut jumlahnya berpariasi sesuai dengan kebutuhan dan jenis usaha yang akan dibantu, dengan total dana yang akan di bagikan berjumlah Rp170 juta untuk tahap pertama tahun 2017.

"Kepada masyarakat tualang yang memiliki kelebihaan harta agar mengeluarkan sedikit hartanya untuk membantu masyarakat yang ekonominya kurang beruntung dan dengan zakat yang bapak atau ibu berikan dapat memberdayakan ekonomi umat," terang rasyid. (rub)

 



BERITA TERKAIT:
Sekdakab Siak Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke–109 dan Hari Lahir Pancasila
Tampil Beda, Pembukaan MTQ Kecamatan Pusako Siak di Gelar Siang Hari
Mahasiswa Unilak Raih Juara Lomba Fotografi Tingkat Mahasiswa Riau
Bupati Siak dan Wakil, Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan ll 2017
SPSI Riau Pertanyakan Permen LHK 2017 untuk Ditinjau Ulang
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.