find us on : 
bank riau
  • Home
  • Serba Serbi
  • Bakamla RI Kembangkan Humas Lewat Konsinyering Bangun Kepercayaan Publik

Bakamla RI Kembangkan Humas Lewat Konsinyering Bangun Kepercayaan Publik


Jumat, 19 Mei 2017 | 22:24:48
(bakamla ri)
Direktorat Pengembangan dan Penelitian Bakamla RI menyelenggarakan Konsinyering Penelitian Membangun Kepercayaan Publik Melalui Sarana Multimedia dalam Rangka Optimalisasi Tugas dan Fungsi Bakamla RI di All Season Hotel, Jakarta, Kamis (18/5/2017).
Jakarta, Oketimes.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas personel Bakamla RI, Direktorat Pengembangan dan Penelitian Bakamla RI menyelenggarakan Konsinyering Penelitian Membangun Kepercayaan Publik Melalui Sarana Multimedia dalam Rangka Optimalisasi Tugas dan Fungsi Bakamla RI di All Season Hotel, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Kegiatan dibuka dengan pembacaan sambutan Plt. Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Brigjen Pol Drs Arifin, MH oleh Plt Direktur Penelitian dan Pengembangan (Dir. Litbang) Brigjen Pol Drs Frederik Kalalembang. Setelah membacakan sambutan Plt. Deputi Jakstra Bakamla RI, Frederick melanjutkan dengan berbagi pengalaman di bidang kehumasan selama bertugas di satuan asalnya di Polri.

Frederick juga memberikan gambaran umum sesuai topik konsinyering, yaitu membangun kepercayaan publik melalui sarana multimedia. Pejabat tinggi Polri ini menekankan bahwa melalui humas diperlukan komunikasi yang baik untuk disampaikan kepada publik. Terlebih lagi pada kondisi saat ini, segala sesuatunya bersinggungan dengan multimedia.

"Jadi melalui humas, kita dapat mengangkat atau menjatuhkan seseorang atau sesuatu. Tergantung pada bagaimana komunikasi yang disampaikan dan hubungan yang terjalin dengan masyarakat dan rekan-rekan media massa", imbuhnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini turut mendatangkan narasumber yang ahli di bidangnya, baik dalam sisi akademisi dan dari sisi media massa.

Ermiel H Tabrani MSi, merupakan akademisi di bidang public relation di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jakarta. Ermiel menyampaikan paparan yang menambah wawasan seluruh peserta mengenai bidang kehumasan. Tidak hanya memberikan edukasi singkat dari kulit luarnya saja, Ermiel juga memberikan contoh-contoh yang relevan di bidang kehumasan yang sudah dilakukan dengan sangat baik oleh kementerian/lembaga lain di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Ermiel juga memberikan saran yang membangun untuk perubahan Humas Bakamla RI ke arah yang lebih baik di masa mendatang.

Tidak hanya itu, konsinyering ini juga difasilitasi oleh Wakil Pemimpin Redaksi Kompas TV Yogi Arief Nugraha. Di sela-sela jadwal kegiatan yang padat, Yogi menyempatkan diri untuk berbagi ilmu dengan Bakamla RI. Yogi memberikan edukasi singkat mengenai kehumasan dari sisi jurnalistik, terutama melalui media televisi.

Secara luwes Yogi menyampaikan pengalamannya di bidang jurnalistik dan juga memberikan saran yang membangun agar Bakamla RI dapat selalu diingat oleh masyarakat.

Kegiatan konsinyering ini ditutup dengan paparan dari Kasubbag Humas Bakamla RI Kapten Marinir Mardiono, yang menyampaikan mengenai kegiatan kehumasan yang telah dilakukan oleh Tim Humas Bakamla RI. Visi dan misi di masa mendatang untuk membentuk Humas Bakamla RI menjadi lebih baik tidak lupa pula disampaikan. Kapten yang berasal dari Tamtama Korps Marinir ini memaparkan materi dengan sangat bersahabat, memberikan penyegaran dalam mengikuti kegiatan konsinyering ini dengan gaya 'serius tapi santai'. (Humas Bakamla RI)


BERITA TERKAIT:
Sekdakab Siak Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke–109 dan Hari Lahir Pancasila
Panglima TNI : Prajurit Harus Jaga Kepercayaan Rakyat
Tampil Beda, Pembukaan MTQ Kecamatan Pusako Siak di Gelar Siang Hari
Mahasiswa Unilak Raih Juara Lomba Fotografi Tingkat Mahasiswa Riau
Hindari SARA, Panglima TNI Ajak Rakyat Indonesia Bersatu Demi NKRI
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.