find us on : 
bank riau
  • Home
  • Senibudpar
  • Gubernur Luncurkan Buku Pariwisata Riau The Homeland of Melayu

Gubernur Luncurkan Buku Pariwisata Riau The Homeland of Melayu

Rilis

Jumat, 10 Maret 2017 | 02:32:38
hms pemprov riau for oketimes.com
Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman saat meluncurkan buku berjudul `Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau` di sela-sela kegiatan Riau Art Camp Festival yang digelar oleh Dinas Pariwisata provinsi Riau yang dihadiri oleh ratusan seniman serta masyarakat di Pantai Lapin kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (16/3/2017)
Pekanbaru, oketimes.com - Sejak merosotnya perekonomian disektor migas dan harga minyak kelapa sawit yang bergantung dengan pasar dunia, kini pemerintah provinsi Riau sedang geencar-gencarnya mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata berbasis budaya.

Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman pada setiap kunjungan kerjannya selalu semangat memberikan pencerahan kepada seluruh stakeholders, agar turut serta ikut menjaga dan mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya, hal ini dilakukanya untuk mendongkrak perekonomian masyarkat di negeri yang berjuluk Bumi Lancang Kuning.

Bersempenaan hal tersebut, pada saat kegiatan Riau Art Camp Festival yang digelar oleh Dinas Pariwisata provinsi Riau yang dihadiri oleh ratusan seniman serta masyarakat di Pantai Lapin kecamatan Rupat utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (16/3/2017) beberapa waktu lalu, Gubri berkesempatan meluncurkan buku yang berjudul "Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau".

Buku pariwisata setebal 242 halaman yang diluncurkan Gubri, menceritakan tentang Riau yang telah diberikan anugrah yang sangat besar karena memiliki empat sungai besar yaitu sungai Kampar, Siak, Rokan dan Indragiri. Empat sungai besar tersebut merupakan sumber ekonomi masyarakat Riau dan banyak memiliki potensi pariwisata berbasis budaya yang dapat dikembangkan.

"Buku ini bacaan yang ringan dan sangat menarik untuk dibaca, semoga dengan hadirnya buku Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau, dapat memberikan semangat serta pencerahan kepada setiap lapisan masyarakat Riau, untuk membantu mendorong program pemerintah provinsi Riau dalam sektor pariwisata berbasis budaya," kata Gubri.

Menurut Gubri, Pariwisata diyakini sebagai ragam alur pikiran yang bertemu disuatu wadah. Dari sanalah muncul konfidensi,  peta,  rencana, solusi, sampai kreativitas dalam mengutuhkannya. Hanya dengan kesadaran kolektif itu,  infrastruktur seperti akses jalan darat sampai ketersediaan akomodasi awal akan bermula lebih gegas, terukur dan terevaluasi.

"Tentu dengan tak melupakan upaya dalam membangun kesadaran serupa di tengah warga, terutama objek publik dimana objek tersebut berada. Mereka pada akhirnya adalah subjek yang 'ada' di objek pariwisata.  Membangun Pariwisata sejatinya adalah membangun masyarakat itu sendiri," kata Gubri.

Turut hadir pada saat peluncuran buku tersebut, Bupati Bengkalis H Amril, Ketua DPRD Bengkalis, Kepala Dinas Pariwisata provinsi Riau, perwakilan dari Asosiasi Pariwisata dan General Menejer Garuda Indonesia.

Bupati Bengkalis H Amril mengucapkan terimakasih kepada Gubri, karena telah bersedia hadir di kecamatan Rupat utara, dalam rangka kegiatan Riau Art Camp Festival dan sekaligus meluncurkan buku Pariwisata, menurutnya menjaga, mengembangkan dan sekaligus mempromosikan pariwisata merupakan bagian penting untuk meningkatkan perekonomian di Bumi Melayu Lancang Kuning.

"Saya ucapakan selamat dan terimakasih kepada bapak Gubernur Riau karena telah hadir, semoga buku Riau The Homeland of Melayu Apa Mengapa Pariwisata Riau dapat memberikan motivasi kepada seluruh lapisan masyarakat dalam memajukan pariwisata di Riau, dan Rupat utara khususnya," kata Amril.

Orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis itu juga menjelaskan, Rupat utara merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang telah tercantum dalam Undang-Undang nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional.

"Untuk mengembangkan pariwisata di Riau khususnya Rupat utara membutuhkan dukungan infrastruktur. Dengan dijadikannya Rupat sebagai KSPN masyarakat bersama pemerintah kabupaten Bengkalis, pemerintah provinsi Riau sampai ke pemerintah pusat harus bersenergi untuk membangun pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.***


BERITA TERKAIT:
Kanwil DJBC Riau-Sumbar Bantah Lepas Penyeludup
Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017
DJBC Riau Sumbar Selamatkan Rp 45 Miliar Uang Negara
Peduli Banjir, RAPP Kirim Satu Ton Beras untuk Warga Sering Pelalawan
Kombes Pol Johny Edison Isir : Saya Siap Jalankan Amanah Pimpinan
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.