find us on : 
bank riau

Syamsuar idamkan Kabupaten Siak Mirip Penang - Malaka

Laporan : Sulaiman

Selasa, 14 Februari 2017 | 02:05:03
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat menghadiri malam cap gome 2017 tahun baru cina 2568 yang diselenggarakan di pelataran Kelenteng Hock Siu Kiong Kabupaten Siak, Riau pada Sabtu Sabtu (11/02/17).
Siak, oketimes.com - Perayaan malam cap gome 2017 atau tahun baru china 2568 yang diselenggarakan di pelataran Kelenteng Hock Siu Kiong Kabupaten Siak, Riau pada Sabtu Sabtu (11/02/17) mendapat apreasiasi dari Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi.

Pasalnya, saat ini perayaan cap gome tersebut tengah masuk sebagai warisan budaya dan kota pusaka yang nantinya bisa saja sejajar dengan kota Penang, kota Malaka dari negara Malaysia dan kota Solo serta kota-kota lainnya di Indonesia.

"Saya mengajak masyarakat kabupaten Siak untuk menjaga warisan tersebut, sehingga para pelancong yang datang dapat melihat Siak dari segi budaya, sejarah maupun cagar budayanya," ujarnya pada kata sambutannya malam tersebut.

Dia menilai potensi pariwisata tersebut akan maju, jika mendapat dukungan dari masyarakatnya. Apalagi partisipasi dan peran serta dari masyarakat sangat dibutuhkan, seperti keramah-tamahan kepada pelancong, sopan santun dan kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan.

Ia mengungkapkan saat ini pihak Malaka bersedia membantu untuk mempromosikan negeri istana, dan bersedia mengembangkan pariwisata dalam bentuk kerjasama antar negeri. Akan tetapi harapan tersebut tentunya mendapat dukungan dan persetujuan dari Mendagri dan Menteri Luar Negeri.

Syamsura juga berharap kedepan pihaknya akan membuat tempat tiket dan toilet yang berdekatan dengan istana. Rencananya para pelancong diberikan 1 tiket untuk 6 kunjungan wisata termasuk kelenteng. Dan tentunya sudah disiapkan para petugas yang bisa memberikan informasi seputar objek wisata tersebut.

Menurutnya, angka kunjungan wisata ke Siak cukup besar, sementara tempat parkir yang ada belum bisa menampung kendaraan yang datang. Mengatasi hal tersebut, pemkan Siak tengah mempersiapkan peraturan daerah "sepuluh ribu langkah". Artinya, setiap pengunjung yang membawa kendaraan, parkirnya di satu titik yang telah ditentukan, selanjutnya para wisatawan berjalan kaki menyusuri objek wisata yang ada di kota Siak itu.***


BERITA TERKAIT:
Asisten l Siak Pimpin Rapat HUT RI ke 72 & Provinsi Riau ke 60
Tes Kompentensi Balon Penghulu Siak Diutamakan Bisa Baca Qur`an
Beras Kota Istana Siak, Semakin Diminati Masyarakat
Hadiri Puncak HAN, Syamsuar Berpesan Lindungi Kenyamanan Anak
Bengkalis Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2017
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.