find us on : 
bank riau
  • Home
  • Politik
  • Survei Indo Barometer: Posisi Andi Rachman `Loyo` di Pilgubri
Kinerja Pemerintah Lamban

Survei Indo Barometer: Posisi Andi Rachman `Loyo` di Pilgubri


Kamis, 7 September 2017 | 21:35:55
ist
Hadi Suprapto Rusli, Peneliti Indo Barometer.
Oketimes.com - Pekanbaru : Lembaga survei Indo Barometer mengklaim tengah melakukan survei di seluruh wilayah Provinsi Riau, yang meliputi 12 kabupaten/kota, pada tanggal 17 - 26 Agustus 2017.

Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman hanya sebesar 40,8 persen. Adapun yang tidak puas sebesar 43,9 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 15,4 persen.

"Di sini terlihat bahwa tingkat ketidakpuasan terhadap incumbent lebih tinggi. Itu bahaya karena angka kepuasaanya berada di bawah 50 persen. Idealnya kepuasan seorang incumbent minimal 70 persen bahkan 80 persen," kata Hadi Suprapto Rusli, Peneliti Indo Barometer dalam rilisnya yang diterima awak media, Kamis (07/09/2017).

Hadi menambahkan, calon incumbent yang maju Pilkada 2018, memiliki tingkat kepuasan yang rendah di bawah 50 persen, biasanya tidak diinginkan kembali oleh masyarakat.

Ini tercermin dari hasil survei yang menunjukan bahwa yang menginginkan Arsyadjuliandi Rachman kembali menjadi Gubernur Riau sebesar 24,6 persen saja, ada pun yang tidak menginginkan kembali sebesar 44,1 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 31,3 persen.

"Merujuk data tersebut, jika Pilkada dilaksanakan hari ini, posisi incumbent kemungkinan akan kalah. Dan itu terlihat dari hasil survei ini, di mana dalam pertanyaan terbuka, elektabilitas incumbent berada pada urutan nomor dua di bawah Bupati Pelalawan HM Harris," ulas Hadi.

HM Harris menempati posisi pertama dengan tingkat dukungan sebesar 4.4 persen, disusul Arsyadjuliandi Rachman 3,6 persen, M. Lukman Edi 2,6 persen, Achmad 2,6 persen, Syamsurizal 1,9 persen, Syamsuar 1,5 persen, Herman Abdullah 1,4 persen, Yopi Arianto 1,3 persen, nama calon lainnya kurang dari 1 persen.

"Elektabilitas incumbent berada pada posisi kedua, seharusnya jika kepuasan terhadap gubernur tinggi ia akan berada pada nomor urut satu," urai Hadi.

Kemudian pada simulasi lima nama dengan pertanyaan tertutup, urutan pertama ditempati Lukman Edi sebesar 17,3 persen, disusul HM Harris sebesar 13,6 persen, Arsyadjuliandi Rachman sebesar 12,1 persen, Achmad sebesar 11,6 persen dan Syamsuar sebesar 9,8 persen.

"Adapun jika simulasi lima nama, posisi Arsyadjulian Rachman merosot pada urutan ketiga," tuntas Hadi.

Untuk diketahui Jumlah sampel pada survei sebanyak 800 responden, dengan margin of error sebesar ±3.46%, pada tingkat kepercayaan 95%. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling.

Seperti yang diketahui, Indo Barometer merupakan lembaga survei independen yang digunakan DPP Partai Golkar sesudah LSI atau Lingkaran Survei Indonesia. (*/rls)


BERITA TERKAIT:
KUPT Puskesmas Kandis : Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Bekerja
Film Indonesia Bakal dilirik Dunia di Event Tiff 2017
Delegasi ASEANAPOL Apresiasi Pengungkapan TPPO Indonesia
Bakamla RI Awasi Pelaksanaan Uji Coba Perangkat Surveillance
Jelang Verifikasi, DPW Perindo Riau Terima Berkas Pemantapan DPD Kabupaten Kota
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.