find us on : 
bank riau
  • Home
  • Politik
  • Wardan Legowo Sambut Kandidat Balon Bupati dan Wakil Bupati Inhil 2018

Wardan Legowo Sambut Kandidat Balon Bupati dan Wakil Bupati Inhil 2018


Rabu, 28 Juni 2017 | 16:33:31
ist
HM Wardan, Bupati Indragiri Hilir, Riau.
Indragiri Hilir, Oketimes.com - Bupati Inhil HM Wardan menyambut baik antusiasme para kandidat bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil maupun Gubernur dan Wakil Gubernur Riau menjelang ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarakan secara serentak di tahun 2018 mendatang.

Antusiasme tersebut, menurut Bupati Wardan, tergambar dari banyaknya nama-nama yang bermunculan bahkan telah pula mendaftarkan diri di sejumlah Partai Politik yang membuka kesempatan registrasi bagi para kandidat tersebut.

"Kita bersyukur juga, baik Provinsi Riau maupun Kabupaten Inhil banyaklah kandidat-kandidat atau calon-calon yang ingin ikut. Bagi kami semakin banyak maka akan semakin bagus dan masyarakat pun semakin memiliki keleluasaan memilih calon-calon pemimpin ke depan," ujar Bupati usai menyambangi Kediaman Dinas Gubernur Riau dalam kegiatan open house, Pekanbaru, Selasa (27/6/2017).

Tidak hanya keleluasaan, Bupati Wardan menuturkan, dengan banyaknya kandidat bakal calon pemimpin daerah ini, akan pula berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi pemilih atas upaya mobilisasi yang dilakukan oleh masing-masing kandidat.

Menyoal tentang kesiapan Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Inhil, Bupati Wardan menyebutkan, pihaknya senantiasa melakukan persiapan tahap demi tahap menjelang kontestasi politik daerah tersebut dimulai.

"Di satu sisi, selaku Pimpinan Daerah, kami selalu berupaya maksimal dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan baik dan berkualitas. Kemudian hasil dari upaya itu mudah-mudahan dapat dinikmati dan dinilai oleh masyarakat," kata Bupati.

Kepada masyarakat bupati berharap agar dapat selalu menjaga kondusifitas daerah, baik pra Pilkada maupun pada masa pasca Pilkada guna memperoleh hasil Pilkada yang objektif dan tidak menimbulkan sengketa.

"Ini semua dilakukan demi kelancaran berlangsungnya Pilkada. Ketika Pilkada berlangsung lancar dari awal sampai akhir, saya yakin hasilnya pun akan objektif sehingga potensi timbulnya sengketa dalam Pilkada pun dapat tereliminir," pungkas Bupati.

Bupati Wardan juga mengaku akan turut bertarung dalam pesta demokrasi masyarakat di Kabupaten Inhil pada Pilkada 2018 mendatang sebagai calon incumben.

"Saya pribadi seperti air mengalir sajalah, ketika masyarakat memang merasa saya layak, maka akan dilanjutkan dengan kepemimpinan yang sama dan syukur Alhamdulillah. Namun, kita tetap berusaha dan berupaya, Insya Allah saya akan maju lagi," tegas Bupati Wardan.

Ihwal komunikasi politik yang telah dibangun, diakui Wardan, telah terdapat beberapa pimpinan Partai Politik yang menemui dirinya untuk menjadi koalisi dalam perhelatan 5 tahunan tersebut. Menyikapi hal itu, Wardan tidak serta-merta memberikan keputusan, namun dia memilih untuk berkoordinasi dengan seluruh jajarannya di Golkar terlebih dahulu.

"Kita lihat jalur partai, kita lakukan survei. Golkar juga tidak bisa berdiri sendiri dan harus berkoalisi dengan partai-partai lain. Jadi, kita membuka dirilah dan saya bersyukur pimpinan-pimpinan partai yang ada di Kabupaten Inhil sepertinya telah memberikan respon positif untuk kita bisa bersama-sama memajukan Kabupaten Inhil," tandas Wardan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Golkar Kabupaten Inhil. (Adv)

BERITA TERKAIT:
Bupati Rohul Buka Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2
Pengesahan Tiga Ranperda, Bupati Amril Apresiasi Pandangan Umum Fraksi Dewan
Warga Kelayang Kesali Oknum Camat Bejat Belum Diganti Yopi
Ajak Warga Jaga NKRI, Bupati Siak Hadiri Halal Bi Halal Nahdhin NU
Seluruh ASN Wajib Kenakan Pakaian Melayu
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.