find us on : 
bank riau
  • Home
  • Peristiwa
  • Danrem 031/WB Akui Oknum TNI Pemukul Polantas Depresi
Pernah Tugas di Papua dan Sumbar

Danrem 031/WB Akui Oknum TNI Pemukul Polantas Depresi


Jumat, 11 Agustus 2017 | 19:01:49
ist
Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim kepada awak media saat menggelar jumpa pers di kantor Denpom, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (11/8/2017) siang.
Pekanbaru, oketimes.com - Akibat ulahnya yang dinilai memalukan korsp prajurit, oknum TNI Korem 031/Wirabima, Serda WS harus rela mendekam di sel isolasi Denpom 1/3, Pekanbaru. Ia diproses, usai diketahui melakukan tindak penganiayaan terhadap anggota Polantas Pekanbaru, di Jalan Sudirman, Kamis (10/8/2017) sore.

"Tadi malam dia (WS) telah dijemput saat berada di kediamannya oleh Komandan POM," kata Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim kepada awak media saat menggelar jumpa pers di kantor Denpom, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (11/8/2017) siang.

Ditegaskannya, oknum WS akan diberikan sanksi atas tindakan dan perbuatannya kepada anggota Polantas yang diketahui bertugas di Polresta Pekanbaru, serta akan diproses guna mendengarkan keterangannya lebih lanjut.

"Kini WS sudah kita amankan di sel POM, atas perbuatannya sendiri dan akan menerima sanksi," ujar Danrem 031/Wirabima Brigken TNI Abdul Karim.

Sebelumnya, kelakuan WS mendadak menjadi bahan perbincangan di kalangan warga Pekanbaru, setelah perbuatannya diduga telah memukuli helm oknum Polantas di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Ramayana.

Kelakuan oknum prajurit TNI itu, terekam melalui video amatir yang diunggah dan menjadi viral serta bahan perbincangan warga Pekanbaru dan masyarakat luas ditengah masyarakat saat ini.

WS diduga mengamuk saat bertemu dengan anggota Polantas, dan hingga sempat menendang kendaraannya. Meski demikian, tampak anggota Polantas tersebut hanya sabar menerima perbuatan WS.

Abdul Karim mengakui kalau WS saat itu tidak menggunakan perlengkapan berkendara sepeda motor, seperti yakni helm. Ini jelas telah menyalahi aturan berkendaraan di jalan raya.

Selain di Pekanbaru, WS Juga Pernah Melakukan hal yang sama di Padang Sumbar

Sementara itu, WS merupakan anak 3 dari 5 bersaudara masuk mendaftarkan diri menjadi anggota TNI di tahun 2010 lalu, dia diterima dan ditempatkan di Galang. Kemudian tahun 2013 ditugas ke Papua, dan pulang dalam keadaan sakit.

Depresi kejiwaan itu sudah dialami Serda WS sejak 27 April 2015. Dampaknya, ketika dirinya bertugas di Korem 032/Wirabraja, dia pernah melakukan aksi pemukulan terhadap anggota Polres Padang provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Serda WS menjalani proses hukuman THTI berdasarkan putusan Mahkamah Militer selama hukuman 1 bulan 20 hari. Hukuman itu, dijalani dalam rentang waktu Oktober sampai 4 Desember 2015.

WS sempat diperiksa penyebab tidak masuknya, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan ada gejala gangguan diduga depresi pada tahun 2015. Saat itu, usai WS menjalani hukumannya, dan akhirnya dipindahkan kembali ke Korem 031/Wirabima.

"Benar, dia mengalami depresi usai tugas dari Papua. Sampai saat ini, WS masih dalam perawatan rawat jalan oleh tim medis. Namun posisinya sekarang ini tidak diberi jabatan karena faktor sakit," pungkas Abdul Karim.

Belakangan, perbuatan itu terulang kembali saat bertugas di Pekanbaru. Dimana oknum Serda WS tengah mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru atau tepatnya di depan Plaza Sukaramai Pekanbaru.

Lantaran tidak memakai helm, secara bersamaan anggota Satlantas Polresta Pekanbaru Bripda Yoga Bintara tengah berpatroli saat itu dan menegusr langsung oknum serda WS. Tidak terima atas teguran itu, pelaku menghampri Polantas tersebut dan membentak serta memukul helm Yoga beberapa kali seraya memaki dan menendang kendaraan yang digunakan Polantas.

Abdul Karim juga menghimbauan kepada semua anggota TNI, agar mematuhi aturan saat berkendaraan di jalan raya. Sehingga terjalin saling menghargai satu sama lainnya saat berkendaraan. (ars)


BERITA TERKAIT:
Menjanda 5 Tahun, Oknum PNS Rutan Terlibat Narkoba Hamil
Kapolri Akui Banyak Polisi Beprestasi Kerja Setengah Hati
Satukan Kebersamaan, IWBR Susun Pengurus Organisasi
Jual Asset Negara, Oknum Dewan Bisa Dikenai Pasal Korupsi
Polisi Akui Syahrini Miliki Kontrak dengan First Travel
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.