find us on : 
bank riau
  • Home
  • Peristiwa
  • Eks Karyawan The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Tuntut Hak
Pecat Karyawan Sepihak, Pembayaran Gaji Dicicil Mirip Kridit

Eks Karyawan The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Tuntut Hak


Selasa, 9 Mei 2017 | 20:31:38
disediakan oketimes.com
Komplek The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto di Jalan Sudirman - Putri Indah Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Riau.
Pekanbaru, Oketimes.com - Puluhan eks karyawan The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru, mengaku kesal dan kecewa atas kebijakan pemecatan sepihak dan mengulur-ulur waktu untuk melakukan pembayaran gaji para karyawan sebagai hak yang harus dibayarkan oleh perusahaan.

Rasa kekecewaan tersebut, memuncak ketika para karwayan mendatangi pihak manajemen melalui Human Resources Development (HRD) atau bagian personalia pada Selasa (9/7/2017) yang beralamat di Jalan Sudirman - Putri Indah Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Guna menagih janji pihak perusahaan yang sebelumnya tengah berjanji akan memberikan hak gaji karyawan setelah dilakukan pemecatan sepihak oleh manajemen.

"Kami tak terima gaji kami ditahan dan dicicil-cicil oleh pihak manajemen, karena kami bekerja bukan setengah-setangah. Melainkan kami bekerja sesuai jam kerja dan bahkan lembur. Kami hanya meminta gaji kami dibayar penuh, jangan dicicil seperti membayar kridit barang. Karena kami bekerja secara full time dan bukan setengah-setangah," ujar Heri salah satu eks karyawan yang mewakili puluhan karyawanan teersebut pada oketimes.com di komplek The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru siang.

Dikatakannya, selama ini dirinya bersama rekan sekerjanya bekerja sesuai divisi yakni Security, Enneering, Taman, Barista, Bar Tender dan Room Boy sudah bekerja dengan maksimal dan acuan pekerjaan yang ditetapkan manajemen. Namun hak mereka seperti, tunjungan service, lembur dan gaji sering telat dibayar oleh manajemen, dengan alasan yang tidak dapat diterima oleh karyawan.

"Kalau begini tindakan manajemen, bagaimana kami mau bekerja dengan baik. Hak kami sering dilupkan perusaahaan dan gaji kami terus terlambat. Inilah kekecewaan kami hari ini kami luapkan," kesal Heri dengan diamini oleh rekan kerjanya.

Ia berharap kepada pemerintah atau Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru, memberikan teguran keras kepada pihak manajemen The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru, agar permasalahan tersebut tidak terulang lagi bagi perusahaan lainnya yang memperkerjakan karyawan dengan aturan dan ketentuan yang tak beraturan, tapi hak karyawan tidak disanggupi dengan baik.

"Kita meminta kepada pak walikota Pekanbaru, atau Disnaker Kota memberikan teguran keras kepada manajemen The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru. Karena tindakan mereka sudah tidak sesuai lagi dengan aturan dan ketentuan ketenaga kerjaan yang ada di negara ini," pintanya.

Terkait hal ini, Meily selaku HRD Bagian Personalia The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru, saat ditemui di kantornya, tidak bersedia memberikan komentar apapun kepada awak media ini.

Kendati awak media ini sudah berulang kali memberitahukan kepada stafnya di bagian manajemen The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru ini, agar meminta penjelasan terkait pemutusan sepihak dan gaji karyawan yang belum dibayarkan itu.

Hingga beberapa jam ditunggu, sang HRD yang bernama Meily ini tak kunjung memberikan penjelasan apapun, terkait pemutusan karyawan sepihak dan menahan gaji karyawan meski sudah dilakukan pemecatan sepihak oleh manajemennya.

Terpisah, Johan selaku ouwner The Baliview Luxury Hotel, Villa dan Resto Pekanbaru, saat dihubungi lewat ponselnya Selasa (9/5/2017) sore, mengaku pihaknya bukan tidak bersedia memberikan hak eks karyawan tersebut. Dengan alasan, pihak manajemen saat ini sedang kekosongan dana untuk membayarkan keseluruhan hak karyawan yang sudah dipecat sepihak oleh manajemen.

"Kita bukan tidak mau bayarkan gaji mereka, hanya saja kita meminta kesabaran dulu. Sebab duitnya (perusahaan,red) belum ada untuk membayarkan saat ini," sebut Johan menjawab awak media ini.

Meski demikian lanjut Johan, secara pribadi atau selaku owner, dirinya segera menalangi kekurangan gaji eks karywannya tersebut. Serta berjanji akan segera membayarkan pada hari ini, sehingga dirinya meminta kepada eks karyawan tersebut untuk bersabar dalam beberajam nanti.

"Pada hari ini kita akan segera bayarkan, ditunggu saja dulu, karena masih dalam proses. Pokoknya hari ini kita bayarkan seluruhnya, jika memang otu permintaan mereka," sebut Johan. (ars)


BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Klarifikasi Berita Hoax yang Menyudutkan Pihak Lain
Tim Ekspedisi NKRI Gelar Pengobatan Gratis dan Lestarikan Alam Papua Selatan
Jikalahari Deteksi Penumpang Gelap di Holding Zone Ranperda RTRW Riau 2017-2037
Film Reboot Jumanji Jadi Penghormatan untuk Mendiang Robin Williams
Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Parma Pekanbaru
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.