find us on : 
bank riau
  • Home
  • Peristiwa
  • Perampokan Disertai Pembunuhan di Tempat Tukang Urut, Gegerkan Warga Bukittinggi

Perampokan Disertai Pembunuhan di Tempat Tukang Urut, Gegerkan Warga Bukittinggi


Kamis, 20 April 2017 | 23:27:22
ist
Petugas Polres Bukittinggi saat melakukan olah TKP di lokasi perampokan disertai pembunuhan di rumah seorang tukang urut bayi dan balita tersohor di Pintu Kabun Jalan Kinantan, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi, Sumbar, Kamis (20/4/2017).
Bukittinggi, Oketimes.com - Perampokan yang berujung pembunuhan menggegerkan warga Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis (20/4/2017). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB atau menjelang Maghrib.

Menurut Kapolres Bukittinggi Kompol Zahari Almi, kronologis kejadian perampokan disertai pembunuhan itu terjadi di rumah seorang tukang urut bayi dan balita tersohor di Pintu Kabun tepatnya di Jalan Kinantan, kecamatan Mandiangin Koto Selayan di rumah Ni Ta (Rosna Juwita 68 th anak Ni Pin tukang urut yang membuat keahlian keluarga itu terkenal).

Awalnya Ni Ta kedatangan tamu seorang pria dan seorang wanita dengan membawa seorang anak kecil untuk berurut. Tapi, karena baru habis melaksanakan pesta pernikahan anaknya maka Ni Ta menolak untuk mengurut. Tamu itu kemudian pergi dan Ni Ta menutup pintu rumahnya dan pergi ke rumahnya yang satu lagi di sebelah untuk mekaksanakan Salat Maghrib.

Habis mengambil wudhuk, Ni Ta kaget melihat orang yang tidak dikenalnya ada dalam rumah dan sedang mengobok-obok lemarinya. Ni Ta langsung berterisk maling.

Karena terpergok pemilik rumah, tersangka panik dan membekap Ni Ta dan berhasil melumpuhkan Ni Ta di ruang tamu. Pelaku langsung menjambret kalung emas yang dipakai Ni Ta dan berusaha kabur.

Namun anak Ni Ta yang bernama Fadli (25) yang mendengar teriakan ibunya itu, langsung berlari mengejar pelaku yang berusaha kabur. Keduanya sempat berkelahi sampai pelaku berhasil menusuk Fadli dengan pisau di tangannya. Tusukan pisau itu, tepat di dada bagian atas dan akivatnya Fadli roboh seketika dan pelaku berhasil kabur dengan sebuah mobil yang sudah menunggunya.

Akibat tusukan itu Fadli mengalami pendarahan yang hebat sehingga dilarikan ke UGD RS Ahmad Muchtar Bukittingi. Namun, dalam perjalanan nyawa Fadli tak dapat tertolong dan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 19.00 WIB.

Sampai saat ini menurut Kapolres, pihaknya tengah melakukan penyidikan dan belum mengetahui identitas pelaku. Sementara jebazah Fadli sudah dibawa pihak keluarga pulang ke rumah.(ves/len)

BERITA TERKAIT:
Safari Ramadan, Kapolda Riau Ajak Warga Pekanbaru Jaga Pesratuan dan Kesatuan
Idul Fitri Sudah Dekat, Ini Pesan Bupati Amril Buat Warganya
Coba Larikan Motor Warga, Mulyadi Bakal Lebaran di Sel
Warga Kerumutan Tuntut Areal HGU PT Sari Lembah Subur Ukur Ulang
Bupati Bengkalis Imbau Warga Tidak Mudah Termakan Isu Sesat
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.