find us on : 
bank riau
  • Home
  • Pendidikan
  • Himbauan Dicueki, Lagi Buku LKS Dijual-belikan di Sekolah

Himbauan Dicueki, Lagi Buku LKS Dijual-belikan di Sekolah


Jumat, 6 Oktober 2017 | 16:17:50
disediakan oketimes.com
SD Negeri 167 Pekanbaru.
Oketimes.com - Pekanbaru : Meski sudah berulang kali Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mengingatkan dan menghimbau kepada pihak sekolah, untuk tidak memperjual belikan buku paket atau buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) kepada siswa-siswi di sekolah, ternyata larangan tersebut tidak semua sekolah mengindahkan imbauan itu hingga kini.  

Arahan tersebut tertuang dalam Permendiknas Nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah, terutama dalam pasal 12 ayat 1 dan Permendiknas Nomor 18 tahun 2016 tentang larangan penjualan buku paket atau LKS di sekolah.

Apalagi pemerintah sudah mengantisipasi agar tidak ada lagi pihak sekolah dimanapun memperjual belikan buku paket atau LKS, karena sudah dianggarkan lewat dana BOS untuk pembelian buku dan sejenisnya. 

Akan tetapi, realita yang terjadi saat ini kebanyakan para sekolah menghiraukan atau tidak mengindahkan himbauan atau larangan tersebut, dengan dalil jika tidak dilakukan, kualitas mutu pendidikan di sekolah tersebut bakal menurun.

Hal inilah seperti yang dilakukan oleh SDN 167 Kota Pekanbaru, dimana pihak sekolah telah mengadakan buku LKS untuk anak didiknya di selokah, sehingga hal tersebut dianggap membebani para orang tua atau wali murid di sekolah.

Terkait hal ini, Kepala Sekolah SDN 167 Pekanbaru, Raja Seatianis, Mpd saat dikonfirmasikan Jumat (6/10/2017) pagi tadi, kepada oketimes.com membenarkan bahwa pihaknya melakukan kebijakan mengadakan buku LKS kepada para siswa-siswinya di sekolah, dengan alasan bahwa permintaan tersebut atas persetujuan beberapa wali murid.

Dia juga berdalih, bahwa pengadaan buku LKS tersebut dilakukan, lantaran buku pelajaran tema yang dipesan melalui online yang sudah dianggarkan lewat alokasi dana BOS hingga kini belum datang dan diterima oleh sekolah. Hanya saja buku tema 1 dan 2 yang sudah diterima, itupun pengelolaan buku LKS dilakukan oleh pihak koperasi sekolah.

Terpisah, Kabid Pendidikan Dasar Darisman Mpd saat dikomfirmasikan lewat ponselnya terkait penjualan buku LKS di sekolah tersebut, dia menegaskan bahwasannya pihak Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru tidak pernah memberikan izin kepada pihak sekolah manapun untuk malakukan praktek jual beli buku LKS.

Karena sambung Darisman, pihak Dinas tetap mengacu kepada Permen tentang larangan penjualan buku, bilamana masih ada pihak sekolah yang masih menjual buku LKS akan diberikan peringatan tegas.

Darisman juga menuturkan, boleh saja pihak sekolah menggunakan buku LKS, asalkan buku tersebut berasal buah guru buatan sendidri dan tidak di perjual belikan seraya mengakhari pembicaraan lewan ponselnya. (dod/ars)


BERITA TERKAIT:
Kepala Sekolah Minas Barat Sumringah Terima RKB Bantuan CPI
Jual LKS di Sekolah, Dilarang!
Antisipasi Peredaran PCC di Sekolah, Polsek Simpang Kanan Datangi SMPN 1
Harris-Yopi Targetkan Deklarasi Dua Pekan Lagi
Jual Kompor Gas Hasil Curian dari Sekolah, Residivis Curanmor Ditangkap
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.