find us on : 
bank riau
  • Home
  • Pendidikan
  • Sekdakab Rohil: UN Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Nilai Jangan Rendah

Sekdakab Rohil: UN Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Nilai Jangan Rendah


Rabu, 12 April 2017 | 21:07:32
hms pemkab rokan hilir for oketimes.com
Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan MSi meninjau pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di dua sekolah di Kecamatan Bangko, Selasa 11 April 2017.
Bagan Siapiapi, Oketimes.com - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan bahwa Ujian Nasional (UN) bukan penentu kelulusan, Kebijakan diserahkan kepada masing-masing sekolah. Namun tahun lalu prestasi Rohil menjadi menurun, hal ini harus disikapi dengan bijak oleh pihak sekolah.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Drs H Surya Arfan MSi disela meninjau pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di dua sekolah di Kecamatan Bangko, Selasa 11 April 2017.

Pemantauan UNBK ini, dilakukan di SMAS Yayasan perguruan Wahidin dan SMAN1 Bangko, Sekda tampak didampingi Sekretaris Disdikbud Rohil, M Nasir dan Kepala UPTD Bina Widya Kecamatan Bangko, Fadlun.

"Sejak tahun lalu UN tak menjadi penentu kelulusan, nah kalau dulu masih menjadi penentu bisa kita masuk tiga besar, sekarang malah jauh menurun, ini jangan sampai terjadi tahun ini," kata Sekda.

Bahkan ia melihat sejak tak lagi jadi penentu, kini seklah-sekolah tak lagi melaksanakan Try Out ataupun terobosan. Padahal upaya ini penting agar memacu siswa giat belajar dan mengingat kembali pelajaran-pelajaran yang menjadi materi dalam pelaksaaan ujian nasional.

Mantan Kadisdikbud Rohil ini menambahkan, tahun ini perdana sekolah-sekolah Rohil melaksnakan UNBK. Hal ini mengingat masih terbatasnya sarana berupa Laptop dan Komputer. "Hanya sekolah tertentu saja, kemarin tingkat SMK hanya tujuh SMA ini hanya sembilan sekolah di Rohil," paparnya.

Ia berpesan agar hal ini disikapi oleh Disdikbud agar tahun-tahun mendatang bisa meningkat jumlah sekolah yang melaksnakan UNBK. Pusatpun memberikan kemudahan bahwa hanay sekolah yang sanggup saja bisa melakukan UNBK sednagkan yang belum masih secara manual.

"Upayakan tahun depan itu kalau tak bisa semua ya jumlahnya meningkat, memang dewasa ini kita harus bisa berpacu mengikuti perkembangan zaman ujian memakai perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet," tegasnya.

Hasil pemantauan hari kedua tersebut semua berjalkan lancar, hanya saja masih terlihat keterbatasan sarana sehingga ujian dilakukan beberapa shif. Sepetri di SMAN1 Bangko dengan total 318 siswa harus dilakukan sebanyak tiga kelompk secara bergantian. (dw)

BERITA TERKAIT:
Kadisdik: Zakat Frofesi Guru Bantu Siswa Kurang Mampu
Bupati Rokan Hilir Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Sinaboi
Soal Judi Gelper di Pekanbaru, Yose: Jika Kapolda tak Sanggup, Pulang Kampung Saja!
Turki Minta Jerman Ekstradisi Tersangka Kudeta
Aspers Panglima TNI Wisuda Siswa Swedish Defence University
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.