find us on : 
bank riau
  • Home
  • Pemerintahan
  • Mantapkan Pembentukan BLUD, Pemkab Siak Sosialisasi BLUD RSUD Siak

Mantapkan Pembentukan BLUD, Pemkab Siak Sosialisasi BLUD RSUD Siak


Senin, 17 Juli 2017 | 23:25:10
hms pemkab siak for oketimes.com
Pemkab Siak menggelar Sosialisasi Implementasi Pembentukan BLUD di lingkungan RSUD Siak yang digelar di ruang Siak Sri Indrapura Meting Room, Kantor Bupati Siak, Senin 17 Juli 2017.
Siak, Oketimes.com - Guna memantapkan pelaksanaan pembentuakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Pemkab Siak menggelar Sosialisasi Implementasi Pembentukan BLUD di lingkungan RSUD Siak yang digelar di ruang Siak Sri Indrapura Meting Room, Kantor Bupati Siak, Senin 17 Juli 2017. Acara tersebut secara langsung dinbuka oleh Asisten Adminterasi Umum Setda Kabuapan Siak H Jamaluddin.

"Rencana pembentukan BLUD ini sudah 6 tahun yang lalu, hari ini merupakan pendalaman persiapan dalam pelaksanaan pembentukan BLUD di lingkungan RSUD Kabupaten Siak berdasarkan Peraturan Bupati Siak No. 2 Tahun 2014 BLUD sudah terbentuk, namun belum diwujutkan," ujar Asisten Adminterasi Umum Setda Kabuapan Siak H Jamaluddin.

Dikatakan Jamaluddin, kendati pemkab Siak tengah lama mengetahui soal tata cara pembentukan BLUD tersebut. Namun instansi terkait, secara utuh belum bisa memahami aturan dan ketentuan serta tata cara pembentukan BLUD dengan baik. Dengan demikian, pelaksanaan BLUD di rumah sakit pada tahun 2017 ini akan diterapkan di lima kecamatan yang ada di Kabaupaten Siak. Apalagi, pemkab Siak tengah membangun Rumah Sakit Kelas C di Kecamatan Tualang.

"Pengelolaan BLUD ini tentunya secara keuangan terpisah dengan APBD Kabupaten. Jadi BLUD sudah bisa mengelola keuangan sendiri dan ini tidak mudah, karena pengelolaan keuangannya cukub berat dan banyak aturan-aturan yang kita penuhi. Kalau kita tidak memahami aturan keuangan, bisa menimbulkan banyak masalah yang akan muncul. Makanya kita perlu bersama-sama berkomitmen untuk belajar aturan-anturan tentang BLUD ini," terang Jamaluddin.

Terkait hal ini, Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri Wisnu Saputro selaku tim ahli yang membidangi pembentuan BLUD menyebutkan, bahwa BLUD dibentuk bertujuan demi memberikan pelayanan kepada masyarakat, berupa penyediaan barang atau jasa serta ditambah mengutamakan mencari keuntungan dalam melakukan kegiatan yang didasari prinsip efesien dan produkifitas.

"BLUD bukan hanya berada di layanan kesehatan saja, tapi bisa dibentuk seperti pengelolaan sampah dan limbah seperti yang akan dibentuk di Aceh. Jika di DKI, semua pelayanan sudah melalui BLUD. Pelayanan parkir aja di DKI sudah BLUD, semuanya berpotensi sebagai pemasukan bagi daerah bisa dibentuk BLUD," ungkap Wisnu Saputro.

Selain itu sambung Wisnu Saputra, pembentukan BLUD juga bisa dibentuk dalam upaya meningkatkan pelayanan publik, melalui penerapan manajemen keuangan yang berbasis pada hasil.

Wisnu juga menyarankan kepada instansi terkait, agar melakukan kunjungan ke BLUD yang telah berhasil dalam menjalankan fungsinya. "Seperti di daerah yang berhasil RSUD Jogja dan Puskemas yang ada di Kabupaten Seleman," tutup Wisnu Saputro Kepala Seksi BLUD I Wilayah Jawa, Bali, Kalimanatan dan Sumatra ini secara gamblang. (rub)

BERITA TERKAIT:
Pemkab Bengkalis Laporkan Capaian Renaksi Pemberantasan Korupsi ke KPK
Gemarin Siak Sosialisasi Gerakan Makan Ikan
Pemkab Bengkalis Ikuti Workshop Bank Riau Kepri
Cinta Siak, ASN dan Masyarakat Gelar Goro Bersama
Pemkab Bengkalis Bimtek Penyusunan Peraturan Perundang-undangan
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.