find us on : 
bank riau
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hadapi Ramadan 1438 H, Wakil Bupati Pimpin Rakor Bersama Forkopinda Siak
Bahas Issu Crusial Jelang Ramadan 1438 H

Hadapi Ramadan 1438 H, Wakil Bupati Pimpin Rakor Bersama Forkopinda Siak


Kamis, 18 Mei 2017 | 00:09:40
hms pemkab siak for oketimes.com
Wakil Bupati Siak H Alfedri pimpin rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak Tahun 2017, bertempat di Balairung Datuh 4 Suku Kediaman Bupati Siak, Rabu (17/5/17). Rapat tersebut dihadiri unsur pimpin daerah, seperti Wakapolres, Perwakilan Forkopimda, dan pejabat terkait lainnya.
Siak, Oketimes.com - Wakil Bupati Siak H Alfedri pimpin rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak Tahun 2017, bertempat di Balairung Datuh 4 Suku Kediaman Bupati Siak, Rabu (17/5/17). Rapat tersebut dihadiri unsur pimpin daerah, seperti Wakapolres, Perwakilan Forkopimda, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Alfedri menyebutkan bahwa pertemuan tersebut khsusus membahas hal terkait menyambut bulan suci ramadhan, baik menyikapi Stabilitas Harga Sembako Menjelang Bulan Suci Ramadhan hingga persiapan menyambut bulan suci ramadhan 1438 H itu sendiri.

"Beberapa hal agenda terkait dengan stabilitas harga sembako menjelang ramadhan, bahwa bakal terjadi fluktuasi harga kebutuhan pokok masyarakat, yang mengakibatkan tidak berimbangnya antara suply yang biasanya tidak bertambah di pasar, akan tetapi permintaan meningkat, dan terjadi gejolak harga keputuhan pokok di pasar, tentu dalam kita harus menyikapi hal ini perlu dilakukan beberapa langkah antisipasi," papar Alfedri.

Menurutya sebagaimana diketahui berdasarkan surat Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 155/PDN/SD/4/2017 tanggal 04 April 2016, lanjutnya, bahwa sebelumnya telah diadakan rakor tingkat provinsi, dan di hadiri seluruh Bupati dan Walikota seluruh Provinsi Riau yang dipimpin langsung Dirjen Perdagangan Luar Negeri.

Diman dalam rapat itu, telah ditetapkan harga eceran tertinggi untuk barang kebutuhan pokok yaitu gula Rp. 12.000/kg, daging beku/frozen meat Rp. 80.000/kg, dan minyak goreng kemasan sederhana Rp. 11.000/liter berlaku mulai tanggal 10 April s/d. 10 September 2017.

"Selain adanya surat itu, tentunya ada langkah-langkah antisipasi yang perlu kita lakukan. Diantaranya melalui OPD terkait, agar melakukan identifikasi ketersediaan stok ataupun pasokan bahan kebutuhan pokok masyarakat dan mengetahui harga dipasaran. Kita sudah punya suatu kelembagaan instrusi, sudah ada petugas di masing-masing kecamatan untuk memonitor harga kebutuhan poko masyarakat," ungkap Alfedri.

Selain itu lanjutnya, ada 17 jenis komoditi kebutuhan, ini dilaporkan setiap minggu melalui dinas perindag, berjenjang sampai ke menteri perdagangan bahkan akan dilakukan swcara online.

Lebih jauh kata Alfedri, terkait dalam hal menyambut bulan suci ramadhan, Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan /UPTD/Camat, agar menyiapkan lokasi pasar beduk bagi pedagang kecil di Kecamatan dan Kampung, serta juga sesegera mungkin lakukan penertiban terhadap tempat/lokasi yang berpotensi terjadinya PEKAT (Penyakit Masyarakat).

"Kita berharap nantinya pasar beduk memberi peluang pada pedagang dalam menjalankan aktivitasnya, dan menjajakan makanan dan minuman buka puasa yang perlu diatur sedemikian rupa. Sehingga tidak mengganggu. Serta selama bulan ramadan nanti diharapkan kepada camat menutup tempat-tempat seperti warung remang-remang di pinggir jalan lintas Minas-Kandis dan Minas-Perawang serta di lokaslisasi lainnya,"  imbaunya. (rub)

BERITA TERKAIT:
Sekdakab Siak Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke–109 dan Hari Lahir Pancasila
Tampil Beda, Pembukaan MTQ Kecamatan Pusako Siak di Gelar Siang Hari
Bupati Siak dan Wakil, Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan ll 2017
Diduga Gelapkan Harta Bersama, Mantan Suami Dilapor
Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Situasi Harmonis Selama Ramadan
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.