find us on : 
bank riau

Bupati Siak Terima Kunjungan KPU Riau


Rabu, 19 April 2017 | 22:04:28
ist
Bupati Syamsuar menyerahkan cenderamata kepada KPU provinsi Riau di ruang rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Senin (17/04/17).
Siak, Oketimes.com - Bupati Siak Drs H menerima kunjungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Senin (17/04/17). Acara tersebut digelar di ruang Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak.

Kedatangan anggota KPU Provinsi Riau itu, disambut baik oleh Syamsuar dan berharap dengan adanya kunjungan ini dapat memberikan input serta informasi terbaru terkait mensukseskan pilkada dan pilgub 2018 mendatang.

"Dari adanya kegiatan kunjungan kerja ini, sekaligus juga dapat memberikan input kepada kami, dan kemungkinan juga ada hal-hal yang bisa diberikan melalui kami yang hadir di sini, terutama berkenaan dengan langkah-langkah yang patut dipersiapkan dari daerah, guna mensukseskan pelaksanaan pemilu kepala daerah, gubernur dan wakil gubernur 2018 mendatang" sebutnya.

Diinformasikannya, berdasarkan data terakhir jumlah penduduk Siak sekitar 412.000 jiwa, dan ini masih data sampai bulan Desember, kemungkinan akan ada penambahan menjelang masa dari pendaftaran jumlah penduduk. Kemudian juga, jelasnya, ada penambahan 5 orang anggota DPRD, yang pada pemilu sebelumnya 35 orang dan sekarang menjadi 40 0rang, tentunya ini berkaitan dengan jumlah penduduk.

Sementara itu, terlebih dahulu Ketua KPU Provinsi H Nurhamin menyebutkan, maksud dan tujuan roadshow ke kabupaten/kota adalah bagian dari strategi untuk sosialisasi, dan pelaksanaan roadshow ini didasari oleh peran serta Pemerintah Daerah (Pemda) seperti yang diamanahkan Pasal 133 A Undang-Undang (UU) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, menyatakan Pemerintahan Daerah bertanggung jawab mengembangkan kehidupan demokrasi di daerah, khususnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.

"Dukungan yang kami minta kepada pemkab.siak, terkait dukungan terhadap bagaimana strategi kita meningkatkan angka partisipasi di kab,siak, yang tentunya secara umum berdampak pada pilgub nanti" ujarnya.

Ditambahkan Anggota KPU Provinsi Riau Divisi Humas, Data, Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Syapril Abdullah, dalam menanggapi hal yang disampaikan Syam sebelumnya, terkait dengan tahapan rencana pemilihan gubernur, walaupun PKPU belum turun dari KPU RI, tapi insyaallah agustus NPHD akan ditandatangani, september oktober pembentukan penyelenggara ditingkat TPS.

"Kami sudah keliling dari rohil, pelalawan, inhil, dan kampar, kami juga membicarakan hal ini, terkait dengan rencana tahapan dan bagaimana partisipasi masyarakat dari daerah masing-masing, khusus di kabupaten siak ini partisipasi tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi, tapi untuk pilgub 2018 kita akan dorong bersama semaksimal mungkin untuk meningkatkan partisipasi," tuturnya.

Tambahnya lagi, "terkait dengan itu, kab.siak terdiri dari 14 kecamatan dan 131 desa/lurah, dan jumlah tps tidak begitu banyak cuma 747 tps, Jadi dari jumlah penduduk seperti yang disampaikan pak bupati tadi 412.000 jiwa, Siak ini juga termasuk pemilih yang juga cukup baik, tetapi harapan kita untuk pilgub ini KPU RI sudah menetapkan skala nasional 77,5 % partisipasi, itu dipaket dari KPU RI" jelasnya.

Dari apa yang disampaikan dari diskusi, Syamsuar mengatakan bahwa Pemkab Siak siap mendukung suksesnya pilkada 2018, dan ada langkah-langkah yang harus dipersiapkan mulai tahun anggaran ini. (hms/man)


BERITA TERKAIT:
Bupati Bengkalis Sampaikan Niat Rayakan Idul Fitri di Kediaman Pribadi
Kapolda Riau Ajak Masyarakat Pererat Hubungan Silaturahmi
Kapolda Riau Tinjau Kesiapan Pos Pom di Inhu
Polda Riau Berangkatkan 12 Siswa Terpilih Ikuti Tes Tamtama di Pusat
BRK Garap UMKM Berbunga Rendah di Kabupaten Siak
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.