find us on : 
bank riau
  • Home
  • Parlemen
  • Pemko Perpanjang Izin PT Bangkinang, Dewan: Warga tak Sanggup diracuni Bau

Pemko Perpanjang Izin PT Bangkinang, Dewan: Warga tak Sanggup diracuni Bau

Laporan : Eza Gelang

Selasa, 7 Maret 2017 | 01:56:05
int
Ilustrasi, Pabrik Karet di Pekanbaru.
Pekanbaru, oketimes.com - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Zaidir Albaiza SH MH mengaku heran sebab, Pemko Pekanbaru telah mengeluarkan izin perpanjangan pabrik karet PT Bangkinang yang berada di Jalan Taskurun, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Padahal kata Zaidir, Pemko Pekanbaru melalui OPD terkait dalam pengakuannya mengatakan bahwa pabrik karet tidak lagi diperpanjang. Akibat kebijakan Pemko Pekanbaru yang memperpanjang izin itu, warga RW 2 yang berada sekitar pabrik, mengadu kepadanya secara lisan.

"Kita sudah menggelar rapat lengkap dengan lurah, dan sudah jelas semua masyarakat terang-terangan menolak kalau pabrik ini izinnya diperpanjang. Kok aneh malah esoknya lurah mengeluarkan izin baru," kata Zaidir, kepada wartawan, Senin (6/3/2017).

Dijelaskannya, pabrik itu sudah tak layak lagi berada di tengah kota, karena berakibat kepada dampak lingkungan dan aroma bau busuk yang timbul akibat sistem pengolahannya tersebut.

"Coba lihat, limbahnya itu sangat berbahaya terhadap kesehatan masyarakat. Apalagi pabrik ini berada di tengah pemukiman warga lagi," ujarnya

Politisi dari PKB ini menangih janji dan komitmen yang dibuat oleh Pemko Pekanbaru. Yang mana, dalam statment nya pada tahun 2016 lalu, pabrik ini akan dipindahkan.

"Saya minta Pemko Pekanbaru menepati janjinya. Walikota sebelumnya janji pada 2016 pabrik itu akan pindah. Masyarakat sudah tidak sanggup lagi diracun oleh bau nya yang timbul dari pabrik tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Pekanbaru, M. Jamil, mengatakan, Pemko Pekanbaru akan merelokasi dua pabrik karet yang berada di permukiman padat penduduk yakni PT Rickry di Rumbai dan PT Bangkinang di Marpoyan Damai.

"Pemerintah kota tidak lagi memberi izin perpanjangan usaha bagi kedua perusahaan karet tersebut," kata Jamil, Kamis, (16/6/2016) lalu.

Jamil mengaku, rencana pemindahan dua pabrik karet itu, sebelumnya sudah disepakati sejak lima tahun lalu. Namun kesepakatan itu, belum bisa dilakukan lantaran terganjal aturan ikatan kontrak kerjasama hingga menunggu masa berlaku izin berakhir. "Jadi saat ini, perpanjangan izin dua pabrik karet tersebut sudah kami tolak," ungkap Jamil saat itu.***


BERITA TERKAIT:
Polisi Gagalkan Peredaran 12,3 Kg Ganja di Pekanbaru
LBH-PWI Riau Desak Polisi Tangkap Ajudan Kadispenda Pekanbaru
Sidang PTUN, KPU Pekanbaru Verifikasi LHKPN Firdaus Lewat Ponsel
Jelang Ramadhan, Gubri Sidak Pasar Pagi Arengka
Soal PAD Pekanbaru, Satker Dituntut Bekerja Maksimal
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.