find us on : 
bank riau
  • Home
  • Parlemen
  • Gaji Ribuan THL DLHK Pekanbaru ditunda, Dewan Meradang

Gaji Ribuan THL DLHK Pekanbaru ditunda, Dewan Meradang

Laporan : Eza Gelang

Jumat, 3 Maret 2017 | 02:46:06
dok
Tengku Azwendi Fajri, Anggota DPRD Kota Pekanbaru.
Pekanbaru, oketimes.com - Kabar belum dibayarnya gaji ribuan tenaga harian lepas (THL) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru ternyata sudah sampai ke telinga kalangan legislatif DPRD Kota Pekanbaru.

Yang membuat kesal dewan, anggaran untuk pasukan kuning tersebut sudah disahkan oleh DPRD, namun yang menjadi pertanyaan kenapa Pemko belum membayar gaji para THL hingga dua bulan lamanya.

"Sekarang apalagi alasannya kok tidak dibayarkan ?, saya baru dengar ini. Anggarankan sudah disahkan DPRD, sudahlah gaji dikurangi ini malah belum dibayar pulak hak mereka sampai dua bulan kok bisa?, Itu dinas terkait jangan main-main, ini hak seseorang, janggan di tunda membayarkannya, apalagi anggaran sudah ada," ungkap ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, T Azwendi Fajri pada awak media ini, Kamis (2/3/2017).

Tidak hanya sampai disitu, Politisi Demokrat ini makin kesal ketika disinggung terkait penyebab belum dibayarnya gaji para THL ini karena adanya indikasi penahanan gaji oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru HM Noer.

"Apa hak Sekda menahan gaji THL, tolong dipikirkan mereka, sudahlah gaji gak seberapa dikasih, malah pakai ditahan pula," cetusnya.

Untuk itu, dengan tegas Azwendi meminta, permasalahan ini harus segera diselesaikan sebelum situasi semakin tidak bersahabat.

"Kita minta persoalan belum dibayarkannya gaji THL ini diselesaikan, kita khawatir nanti mereka (pasukan kuning) mogok kerja lagi maka akan kembali kotor kota kita ini. Ingat tugas mereka itu berat, jadi jangan dipermainkan," pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemko Pekanbaru, Zulfikri membenarkan bahwa THLnya hingga saat ini belum menerima gaji sama sekali.

"Memang para THL ini belum menerima gaji selama dua bulan yakni, dari Januari dan Februari. Padahal untuk permintaan pembayaran sudah saya ajukan," ujarnya.

Padahal kata Zulfikri, dirinya sudah menanyakan ke BPKAD dan tidak ada masalah bahkan sudah setuju, begitu juga dengan Asisten III, juga tidak ada masalah, tapi katanya Pak Sekda yang memending dan tidak memperkenankan BPKAD melakukan pembayaran gaji itu.

"Saya tak tahu apa alasannya, padahal SK THL itu terhitung sampai Januari 2017, jujur saya bingung dengan persoalan ini, kalau memang mau memberhentikan THL, ya dari kemarinlah diberhentikan," kata Zulfikri.***



BERITA TERKAIT:
Bupati Inhil Sebut Gaji Guru Bantu Tinggal Bayar
Dilanda Banjir, Anggota Dewan Berselfie Ria, LIRA Berang
Erizal ST: Tidak Ada Pengurangan THL Dinas PUPR Kota Pekanbaru
BPBD Kampar Sebut 1.375 KK terendam Banjir
Pemko Perpanjang Izin PT Bangkinang, Dewan: Warga tak Sanggup diracuni Bau
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.