find us on : 
bank riau
  • Home
  • Nasional
  • KPK OTT Hakim Tipikor Bengkulu, Ini Kronologinya

KPK OTT Hakim Tipikor Bengkulu, Ini Kronologinya


Kamis, 7 September 2017 | 21:46:25
(kumparan.com)
Pimpinan KPK dan MA menunjukkan barang bukti saat jumpa pers di KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/9/2017
Jakarta - KPK menangkap Suryana yang merupakan hakim Tipikor Bengkulu. Dia diduga menerima suap dalam vonis terkait persidangan korupsi di Dinas Pengelolaan Aset Bengkulu.

Kasus itu, sendiri sudah vonis dengan terdakwa Wilson, yang divonis 1 tahun 3 bulan penjara. Sedangkan uang suap untuk hakim Suryana, Rp 125 juta.

Dilansir dari kumparan.com pada jumpa pers di KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (7/9/2017), yang dihadiri Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Badan Pengawas MA, Sunarto, serta Jubir KPK, Febri Diansyah.

Agus pada jumpa pers ini membeberkan kronologi penangkapan hakim tipikor Bengkulu sebagai berikut:

Pada 5 September 2017, KPK sudah menemukan adanya penarikan uang tunai dari BTN Rp 125 juta. Kemudian 6 September 2017 Pukul 21.00 WIB, KPK mengamankan DHM (pensiunan panitera), S (PNS), dan D (swasta) di rumah DHM di Bengkulu. KPK menemukan kuitansi bertuliskan panjar pemberian mobil

Selanjutnya 7 September 2017 sekira pukul 00.00 WIB, KPK mengamankan HKU (panitera pengganti) di rumahnya di Bengkulu. Selanjutnya Pukul 01.00 WIB, KPK menyita yang Rp 40 juta di kertas koran di dalam kresek hitam di rumah SI (keluarga terdakwa) di Bengkulu.  Sementara SI sendiri ditangkap di Hotel Santika, Bogor siang tadi.

Sekira Pukul 02.46 WIB kemudia, KPK mengamankan DSU (Dewi Suryana, hakim Tipikor) di rumahnya di Bengkulu.

"Total lima orang yang dibawa ke Polda Bengkulu, diperiksa dan dibawa ke KPK untuk diproses," tegas dia.

Kemudian, yang dibawa  ke Jakarta. Total ada enam orang yang diamankan setelah SI ditangkap di Bogor. KPK kemudian melakukan pemeriksaan. dan terkahir sekira pukul 21.00 WIB, Tiga orang menjadi tersangka yakni, DSU, HKU, dan SI.***

BERITA TERKAIT:
Presiden Jokowi Ingin Film G30S PKI yang Kekinian
KPK OTT Wali Kota Batu Jawa Timur
OTT, KPK Tetapkan Ketua DPRD & Dirut PDAM Tersangka
Waspada, Jangan Konsumsi Pil Ini, Jika Tidak Ingin Seperti Zombie
KPK: Jika Ada OTT di Daerah, Kapolres-Kajari Layak Dicopot
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.