find us on : 
bank riau
  • Home
  • Nasional
  • Polisi Ancam Anggota DPRD Pembakar Sekolah Pasal Berlapis

Polisi Ancam Anggota DPRD Pembakar Sekolah Pasal Berlapis


Rabu, 6 September 2017 | 21:29:57
Medsos
Yansen Binti, tersangka pembakar 7 sekolah.
Jakarta - Polisi menetapkan 9 orang tersangka dalam kasus pembakaran 7 sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Mereka adalah Yansen Binti anggota DPRD, Ahmad Gozali, Suryansyah, Indra Gunawan, Yosef Dadu, Yosef Duya, Sayuti, Fahri, dan Sthepano.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan mereka memiliki peran berbeda-beda. Yansen disebut merupakan dalang, sementara 8 tersangka lainnya merupakan eksekutor pembakaran sekolah.

Dia menjelaskan pasal yang akan dijeratkan ke para tersangka akan berbeda. Untuk anggota DPRD yang menjadi dalang pembakaran akan dijerat dengan pasal berlapis.

"Sedangkan untuk eksekutornya Pasal 187 KUHP saja, tetapi untuk yang menyuruh (Yansen) akan dijunctokan dengan Pasal 55 KUHP," kata Martinus pada awak media, Rabu (6/9/2017).

Kasus pembakaran ini terjadi, mulai tanggal 4 hingga 30 Juli lalu. Yansen mengaku melakukan pembakaran lantaran ingin mendapat perhatian dari Gubernur Kalteng menyoal proyek di daerah itu.

Namun, polisi masih akan mendalami pengakuan Yansen terkait motif pembakaran. Martinus mengatakan para tersangka kini sudah dibawa ke Bareskrim Polri, Jakarta.

"Kita akan terus mendalami pemeriksaan ini. Iya, sampai saat ini murni kriminal, karena ada peristiwa melawan hukum melakukan pembakaran sekolah," pungkas Martinus seperti laporan kumparan.com.***

BERITA TERKAIT:
Jual Kompor Gas Hasil Curian dari Sekolah, Residivis Curanmor Ditangkap
Miliki 3 Paket Sabu, Pemuda Solapan Ditangkap
Abdul Kadir Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis
Polisi Dalami Peran 34 Orang Saksi Insiden di LBH Jakarta
Palsukan Data Pinjaman Koperasi, Mantan Karyawan Diamankan Polisi
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.