find us on : 
bank riau
  • Home
  • Nasional
  • Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri


Selasa, 25 Juli 2017 | 18:42:50
puspen tni for oketimes.com
Presiden RI Ir H Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang Perwira Remaja TNI AU serta 292 orang Perwira Remaja Polri, bertempat di Istana Merdeka, Jl. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).
Jakarta, Oketimes.com - Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang Perwira Remaja TNI AU serta 292 orang Perwira Remaja Polri, bertempat di Istana Merdeka, Jl. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).
 
Upacara pelantikan Perwira Remaja TNI-Polri dihadiri oleh para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
 
Presiden RI Joko Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara, dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada para Perwira Remaja lulusan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Republik Indonesia yang baru saja dilantik, yang merupakan awal perjalanan menjadi Perwira yang setia mengabdi kepada bangsa dan negara serta kepada seluruh rakyat Indonesia.
 
"Saudara-saudara adalah masa depan TNI-Polri yang akan membentuk dan menjalankan adaptasi dan reformasi institusi agar TNI-Polri dapat terus mengimbangi bahkan mendahului perkembangan tantangan modern dewasa ini," ujar Presiden RI.
 
Lebih lanjut Presiden RI mengatakan bahwa Perwira TNI dan Polri harus dapat bersinergi dan bergotong royong bersama rakyat untuk tetap menjaga keselamatan seluruh rakyat Indonesia dari upaya-upaya pengeroposan nilai-nilai Pancasila, tindak kekerasan dan anarkisme, separatisme dan terorisme.
 
Dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan TNI dan Polri agar selalu bersinergi bergotong-royong demi merah putih, hilangkan ego sektoral, tingkatkan jiwa korsa serta soliditas dan solidaritas TNI-Polri dan selalu berdiri bersama rakyat untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka inginkan
 
Diakhir amanatnya Presiden RI menekankan kepada seluruh Perwira Remaja untuk melaksanakan tugas, amanah dan pelayanan secara professional, proposional dan prosedural dengan menjunjung tinggi ketentuan peraturan perundang-undangan dan kode etik profesi. "Selamat bertugas para Patriot muda Indonesia, buatlah Indonesia bangga, jagalah Pancasila," katanya.
 
Pada upacara pelantikan tersebut, bertindak selaku Komandan Upacara Kolonel Laut (P) Edwin, sehari-hari menjabat sebagai Komandan Resimen Taruna Akademi Angkatan Laut.

Adapun Perwira Remaja TNI-Polri lulusan terbaik yang memperoleh penganugerahan Adhi Makayasa sebagai berikut, Akademi Militer a.n. Letda Inf Wiraswanrill Sagala, putera dari Bapak Burhan Sagala pekerjaan PNS Pemda Dairi dan Ibu Afrida Matanari, Akademi Angkatan Laut a.n. Letda Laut (T) Samsul Huda

Kemudian putera dari Bapak Slamet pekerjaan petani dan Ibu Srikanah, Akademi Angkatan Udara a.n. Letda Lek Bernardinus Yoga Kristian, putera dari Bapak Yunianto pekerjaan petani dan Ibu Chatarina Suharyanti dan Akademi Kepolisian a.n. Ipda Pol Ade Hertiawan Yuliansyah, putera dari Bapak Herlan pekerjaan wiraswasta dan Ibu Rosmawariah. (Puspen TNI)


BERITA TERKAIT:
Lewat Semangat Riau Bersatu, HM Harris Sampaikan Visi Misi di Hanura
20 Anggota Dewasa Pramuka Bengkalis Terima Lencana Panca Warsa
Dirgahayu RI Ke-72, Bupati Wardan: Diperlukan Kebersamaan dan Kerjasama untuk Pembangunan
Prajurit TNI Gelar Upacara HUT RI KE-72 di Lebanon
Jadi Kado Istimewa di HUT RI Ke-72, Tim Garuda Muda Hajar Filipina 3-0
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.