find us on : 
bank riau
  • Home
  • Nasional
  • Demi Kemajuan Bangsa, Ketua MPR Serukan Persatuan Umat

Demi Kemajuan Bangsa, Ketua MPR Serukan Persatuan Umat


Sabtu, 8 Juli 2017 | 18:35:35
(Biro Humas MPR RI)
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan.
Jakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan persatuan umat menjadi salah satu modal utama untuk mengatasi berbagai permasalahan dan mendorong kemajuan bangsa.

Dilansir dari antaranews.com Sabtu (08/07/2017), Zulkifli Hasan yang berbicara di hadapan peserta muktamar I Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam Indonesia di Surabaya, Sabtu mengatakan bila masyarakat bersatu maka banyak potensi yang bisa dikembangkan.

"Almarhum KH Hasyim Muzadi pernah sampaikan kalau beda ya jangan disamakan. Tapi kalau sama ya jangan dibeda-bedakan," katanya.

Ia menambahkan kalau umat Islam bersatu maka kekuatan itu bisa dikonversikan menjadi kekuatan ekonomi yang sangat besar.

"Bayangkan kalau umat Islam bersatu memperkuat ekonomi ummat mulai dari produksi, distribusi sampai konsumsi. Ummat Islam bisa mandiri dan berdaulat dengan kekuatan ekonomi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua MPR RI juga mengajak semua pihak untuk tidak memperdalam perbedaan namun berusaha untuk menemukan persamaan.

Muktamar organisasi tersebut berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya dan diikuti oleh 500 lebih peserta.***

BERITA TERKAIT:
Abdul Kadir Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis
Panglima TNI : Pemutaran Film G-30 S/PKI Ingatkan Anak Bangsa
OTT, KPK Tetapkan Ketua DPRD & Dirut PDAM Tersangka
Sosialisasi Peppres No 7 Tahun 2017, Ketua P3I Ajak ASN Pemkab Siak Taati Aturan Tender
Ketua DPRD Bengkalis Tinjau Proyek MY Sei Pakning - Duri
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.