find us on : 
bank riau
  • Home
  • Nasional
  • Menkumham Miliki Bukti Ancaman Ahok di Rutan Cipinang

Menkumham Miliki Bukti Ancaman Ahok di Rutan Cipinang


Senin, 15 Mei 2017 | 21:16:45
ist
Yasonna H Laoly, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly mengatakan, faktor keamanan menjadi alasan pemindahan rumah tahanan Basuki Tjahaja Purnama. Ahok dipindah dari Rutan Cipinang ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua karena, salah satunya, ada ancaman pembunuhan.

"Ya ada ancaman, sebelum divonis saja ada ancaman," kata Yasonna saat ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Senin (15/5/2017).

Yasonna mengaku punya bukti yang memperkuat sekaligus mengonfirmasi isu ancaman tersebut. Bukti-bukti itu di antaranya didapat dari hasil informasi intelijen. "Kami dapat informasi dari intelijen di mana-mana. (Bukti) video di Youtube pun ada," kata dia.

Meski demikian, Yasonna mengatakan faktor ancaman di dalam rumah tahanan Cipinang bukan satu-satunya alasan di balik pemindahan Ahok.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebut faktor keamanan di luar rutan pun menjadi pertimbangan, mengingat saat Ahok ditahan di Rutan Cipinang banyak massa yang berkumpul di sekitar Rutan dan mengganggu ketertiban lalu lintas di kawasan Cipinang.

"Pemindahan sudah dikoordinasikan dengan Kapolri," kata dia.

Yasonna sebelumnya sempat mengatakan pemindahan Ahok dari Rutan Cipinang ke Mako Brimob karena banyak narapidana yang tidak memilih Ahok saat Pilkada 2017.

"Itu alasan keamanan. Di dalam juga ada narapidana teroris. Ada juga setelah data kami lihat, yang enggak memilih Ahok banyak," kata Yasonna di kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta, Rabu (10/5/2017). (sc)

BERITA TERKAIT:
Kapolres Sesalkan PNS Terlibat Narkoba, Karutan : Sanksinya Dipecat
Menjanda 5 Tahun, Oknum PNS Rutan Terlibat Narkoba Hamil
Miliki 13 Paket Sabu, Pemuda Bangkinang Ditangkap
Miliki 12 Paket Sabu, Warga Bagan Batu Diamankan
Miliki dan Simpan Sabu, Warga Limbungan Ditangkap
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.