find us on : 
bank riau

Wakil Bupati Siak Ajak Masyarakat Tidak Bakar Lahan


Senin, 5 Juni 2017 | 20:25:07
ist
Drs H Alfedri MSi, Wakil Bupati Siak.
Siak, Oketimes.com - Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya untuk tidak membakar lahan, terutama memasuki musim kemarau yang jatuh pada bulan Juli keatas sesuai dengan data yang dikeluarkan oleh BMKG Riau belum lama ini kepada masyarakat luas.  

"Memasuki musim panas ini saya himbau untuk tidak membakar hutan dan lahan, lebih baik kita mencegah sebelum terlambat. Karena kebakaran hutan dan lahan ini dapat menyebapkan kabut asap, kalau sudah kabut asap, pesawat water boming pun payah untuk memadamkan api di lokasi yang terbakar, karena tertutup kabut asap tebal," ujarnya saat memberikan kata sambutan dihadapat ratusan masyarakat pada acara Safari Ramadhan 1438 Hijeriah di Kecamatan Mandau beberapa waktu lalu.

Disebutkannya, kabut asap akan berdampak terhadap terhambatnya aktivitas manusia anak-anak tidak bisa sekolah, yang sakit juga banyak dan ekonomi pun menjadi lumpuh. Kalau semua masyarakat tidak membakar lahan tentunya tidak ada titik api, dan juga tidak ada asap.

Menurutnya dari total luas Kabupaten siak 50 persenya terdiri dari lahan gambut, dan sebahagian besar lahan gambut itu berada dikawasan hutan tentunya pada saat musim kering seperti saat sekarang sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Membakar lahan sangsinya sangat berat, polisi pun bertindak sangat keras. Permasalahan asap ini sudah menjadi isu nasional, Undang-undang lingkungan hidup mengatur dan melarang keras bagi setiap koorporasi (Perusahaan), Kelompok usaha tani, atau pun masyarakat untuk tidak membakar lahan baik sengaja atau pun tidak dengan sengaja," ulasnya.

Alfedri menjelaskan hal tersebut sudah menjadi kesepakan antara pemerintah dengan penegak hukum, pihaknya tidak ingin ada masyarakat yang dihukum hanya gara-gara bakar lahan, serta berurusan dengan pihak kepolisian dan di tahan. Tentu penghulu dan aparat kampung dipangil oleh Babinkantibmas.

"Saat ini kita sangat mudah mengetahui keberadaan titik api,  melalui pantauan satelit NOA dengan cepat kita sudah mengetahui dimana hot sport atau titik api berada, kita berharap kabupaten siak bebas dari titik api," katanya.

Untuk itu, Alfedri membutuhkan kesadaran bersama dengan masyarakat maupun pemerintah. "Untuk tidak membakar hutan dan lahan disaat musim kering seperti saat ini, kepada camat dan kepala kampung dirinya menghimbau agar kita mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan, lebih baik kita mencegah sebelum terlamba," terang Alfedri. (hms/rub)


BERITA TERKAIT:
Tidak Mampu Bayar Ambulans, IRT Ini Gendong Jenazah Anak Naik Angkot
Simpan dan Miliki 4 Paket Sabu, Pemuda Tembilahan Hulu Ditangkap
KUPT Puskesmas Kandis : Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Bekerja
BWI Siak Gelar Rapat Kordinasi dan Workshop Pengelolaan Wakaf Produktif
Bupati Pelalawan Buka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan di Lubuk Raja
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.