find us on : 
bank riau
  • Home
  • Lingkungan
  • Pantau Karhutla, Gubernur Riau Minta Perusahaan Pasang CCTV

Pantau Karhutla, Gubernur Riau Minta Perusahaan Pasang CCTV


Rabu, 25 Januari 2017 | 21:28:17
ist
Plt Gubri saat hadiri Rakor Karhutla dengan Menteri LHK beberapoa waktu lalu.
Pekanbaru, oketimes.com - Terkait pemasangan (Close Circuit Television) CCTV dan drone di lahan perusahan belum diketahui oleh banyak korporasi, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman berencana memasukan permintaan itu ke dalam revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 15 Tahun 2015.

Menanggapi itu, Gubri kembali mengimbau kepada perusahaan yang bergerak di Provinsi Riau untuk menyiapkan CCTV sehingga bisa memantau kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasinya.

"Kita tetap imbau mereka (perusahaan) ikut berpartisipasi menyiapkan CCTV ataupun drone un‎tuk pantau kebakaran. Selain itu, kita minta juga mereka aktif melakukan patroli baik dari darat dan udara," pinta Gubri, Rabu (25/01/2017).

Sebelumnya, ‎Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pemasangan CCTV perusahaan ini menjadi salah satu syarat wajib yang harus dilakukan.

"Ini salah satu tambahan syarat dalam pencegahan Karhutla. CCTV itu berfungsi untuk mendeteksi langsung kondisi lahan perusahaan, dan dipasang sensor. Kalau ada titik api CCTV itu akan bergerak melakukan deteksi," katanya.

Pemasangan CCTV oleh perusahaan ini diharapkan memudahkan kinerja dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla di Riau. Dia menambahkan hal ini menjadi syarat penting bagi perusahaan, untuk segera dilakukan. (dea)


BERITA TERKAIT:
Jadi Tuan Rumah, Bengkalis Siap Sukseskan Harganas Tingkat Provinsi Riau
APBD Riau Dinilai Boros, Fitra Layangkan Gugatan ke MA
ABK Hilang di Perairan Sungai Indragiri
Pemkab Bengkalis Ikuti Workshop Bank Riau Kepri
Kejagung RI Lirik Kasus Korupsi Penerbitan IUP DPN Group di Inhu
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.