find us on : 
bank riau
  • Home
  • Lifestyle
  • Lima Aturan Agar Keuangan Keluarga Aman saat Hari Raya

Lima Aturan Agar Keuangan Keluarga Aman saat Hari Raya


Sabtu, 9 Juli 2016 | 16:06:00
int
Ilustrasi
Pekanbaru, oketimes.com - Pengeluaran menjelang hari raya biasanya akan meningkat hingga 50 persen. Penyebabnya mulai dari kenaikan harga, dan kebiasaan makan bersama, persiapan kue­kue, baju lebaran, hingga keperluan mudik.

Perhatikan 5 aturan berikut agar keuangan keluarga dapat lebih stabil hingga hari raya tiba.

Sisihkan 50 persen uang THR: Tindakan yang pertama adalah tabung sebagian uang sebelum terpakai dengan berbagai keperluan menjelang hari raya.

Atur dana mudik: Ada rencana ingin melakukan perjalanan pulang kampung? Segera atur segala keperluannya mulai dari tiket, oleh - oleh dan sebagainya. Jika menggunakan mode transportasi umum dianjurkan telah memesan tiket jauh ­ jauh hari.

Sisihkan untuk zakat: Zakat biasanya telah ditentukan jauh­jauh hari dan siapkan tetapan kebutuhan ini dari jauh­jauh hari.

Catat apa saja yang masih perlu di belanjakan mulai dari bingkisan, salam tempel, baju lebaran. Pisahkan setiap anggaran dengan jumlah dana yang telah di tentukan.

Tentukan prioritas: Hari raya seringkali membuat seseorang kalap dengan segala keperluan. Tetapi ingat bahwa hari raya tetap dapat berlangsung tanpa harus membeli banyak hal. Tentukan prioritas dan jaga kestabilan keuangan anda.***medsos.


BERITA TERKAIT:
Ekspedisi NKRI Wujudkan Toleransi Antar Umat Beragama dan Keaneka Ragaman Budaya
Hasil Sitaan BC, BKSDA Lepas 935 Burung Liar di Taman Wisata Alam Sungai Dumai
HUT Ke-72, TNI Gelar Bakti Sosial di Taman Wisata Pulau Tunda Serang
Pencuri Masuk Rumah Raffi Ahmad, Kepergok dan Diamankan Polisi
Kapolda Riau Pimpin Sertijab 5 Kapolres dan Tiga Pejabat Tinggi Utama
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.