find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Polresta Ekspos Dua Kurir Sabu 3 Kg dan 8000 Pil Ekstasi di Pekanbaru

Polresta Ekspos Dua Kurir Sabu 3 Kg dan 8000 Pil Ekstasi di Pekanbaru


Selasa, 26 September 2017 | 14:22:10
ist
Foto Inset : Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Kasat Narkoba, Kompol Dedi Herman, Kasub Humas, Iptu Polius Hendrawan, Kanit II Opsnal Satresnarkoba, Iptu Noki Loviko dan tersangka ADP(34) dan Edi (49) serta barang bukti sabu dan pil esktasi saat ekspos di halaman Polresta Pekanbaru, Selasa (26/9/2017) siang.
Oketimes.com - Pekanbaru : Setelah berhasil menggagalan aksi peredaran Narkoba jenis Sabu seberat kurang lebih 3 Kilogram dan 8000 Pil Ekstasi, Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menggelar ekspos penangkapan kedua tersangka kurir dan barang bukti yang di gelar halaman Polresta Pekanbaru, Selasa (26/9/2017) siang.        

Acara ekspos tersebut dihadiri Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Kasat Narkoba, Kompol Dedi Herman, Kasub Humas, Iptu Polius Hendrawan, Kanit II Opsnal Satresnarkoba, Iptu Noki Loviko dan jajaran satuan narkoba lainnya.

Dua orang tersangka dan bungkusan narkotika jenis pil ekstasi dan sabu-sabu tampak dihadirkan dalam acara itu. Terlihat satu dari dua tersangka mengalami pincang, diduga akibat tembakan petugas saat melakukan penangkapan tersangka ADP (34) warga Jalan Cendrawasih, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru.

Agus dalam kasus ini adalah sebagai kaki yang pemesan narkotika. Sedangkan rekannya Edi (49) warga Jalan Pramuka, Bengkalis berperan sebagai penjual narkoba dari Kabupaten Bengkalis.

Dalam keterangan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, penangkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di back-up oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau pada Senin (25/9/2017) kemarin dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

"Penangkapan pertama di jalan lintas Maredan, Kecamatan Tenayan Raya. Disini satu orang tersangka ditangkap yakni Edi," kata Santo pada Wartawan.

Sebelum penangkapan Edi ini, lanjut dia, tim gabungan melihat tersangka sedang mengendarai sepeda motor. Sesuai dengan ciri-ciri, petugas langsung membekuk tersangka.

Satu buah tas warna biru diamankan dari tersangka, terdapat enam bungkusan dilakban berisi pil ekstasi dan sabu-sabu.

"Tersangka Edi ini sempat mencoba kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion. Kemudian diberikan dua kali tembakan peringatan lalu tersangka masuk parit dan diamankan," terang Santo.

Setelah dilakukan pengembangan pada tengah malam itu juga, petugas berhasil menangkap tersangka Agus Dian Putra di Jalan Raya persis di belakang kawasan Purna MTQ, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Pada saat penangkapan, Agus mencoba melarikan diri dari petugas. Sehingga petugas terpaksa melepas satu kali tembakan timah panas mengenai betis kiri tersangka. Agus pun tersungkur.

"Tersangka Agus ini adalah kaki tangan pemesanan barang dari Bengkalis berinisial R. Saat ini masih dalam pengembangan," sambung Santo.

Adapun barang bukti yang diamankan di TKP pertama yakni pil ekstasi warna pink sebanyak 8000 butir dan tiga bungkus besar berisi sabu-sabu dengan berat kotor 2817,4 gram atau hampir tiga kilo gram. Dan tiga unit Hp milik pelaku turut diamankan petugas.

Sedangkan di TKP kedua, barang bukti narkotika diamankan satu paket sedang dan dua paket kecil sabu-sabu dengan berat kotor 3,3 gram.

Santo menambahkan, pengungkapan kasus narkotika ini bermula dari hari Minggu (24/9) sekitar pukul 22.00 WIB, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mendapat informasi terkait adanya pemasok narkotika dari Bengkalis.

Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Kanit II, Iptu Noki Loviko beserta anggota, berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Riau, untuk melakukan penyelidikan. "Sebenarnya pemasok narkoba dari Bengkalis ini sudah menjadi target kita," ujar Santo.

Bahkan dari pengakuan tersangka Edi, sudah empat kali mengantarkan narkotika kepada pemesan dari Pekanbaru.

Diduga jaringan lintas kabupaten ini, kerap memasok narkoba dari Bengkalis ke Kota Pekanbaru. Namun, aksinya selama ini masih terbilang lancar sebelum tercium oleh polisi.

"Tersangka membawa barang haram ini menggunakan sepeda motor dari Bengkalis ke Pekanbaru," kata Santo.

Sehingga kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut, karena diduga masih banyak jaringan pengedar narkoba lainnya. "Untuk pemesanan barang di Pekanbaru, masih kita kejar," ujarnya.

Oleh karena itu, kedua tersangka yang ditangkap ini diberikan hukuman berat yakni penjara seumur hidup. Sebab mereka telah melanggar Pasal 112 Jo 114 Undangan-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (ars)

BERITA TERKAIT:
Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Korupsi Terminal Barang Dumai
Buang Sabu didepan Polisi, Petani Rupat Diamankan
Bawa 1 Ons Sabu, Warga Aaek Nabara Tertangkap Tangan di Duri
Giat Ops Bina Kusuma Polresta Pekanbaru Amankan Seorang Pengamen
Miliki 13 Paket Sabu, Pemuda Bangkinang Ditangkap
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.