find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 3 Kg dan 8000 Pil Ekstasi di Pekanbaru

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 3 Kg dan 8000 Pil Ekstasi di Pekanbaru


Selasa, 26 September 2017 | 14:12:58
ist
Tersangka Adp (34) dan Edi yang diduga bandar dan barang bukti sabu seberat 3 Kilogram serta 8000 Pil ekstasi saat diamanakan di Polresta Pekanbaru, Senin (25/9/2017) din hari sekira 01.30 WIB.
Oketimes.com - Pekanbaru : Satuan Reserse Narkoba Polisi Resort Kota Pekanbaru dan diback-up Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan pil ekstasi serta melakukan penangkapan dua orang tersangka, Senin (25/9/2017) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. 

Penangkapan kedua yang diduga bandar ini dilakukan didua lokasi berbeda yakni Jalan Raya Lintas Mareda Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru atas tersangka Edi (49) warga Bengkalis dan di Jalan Raya belakang MTQ tepatnya Parit Indah Bukit Raya atas tersangka ADP (34).

Selain dua tersangka ini, polisi turut mengamankan barang bukti di lokasi penangkapan tersangka Edi (TKP 1) disita 3 bungkus besar narkoba sabu dengan berat kotor 2817,4 gram, 3 bungkus besar pil ekstasi berjumlah 8.000 butir serta 3 unit Hp.

Sementara di lokasi penangkapan kedua atas tersangka ADP, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 paket sedang dan 2 paket kecil narkoba sabu dengan berat kotor 3,3 gram.

"Dua tersangka ini diamankan oleh Sat Resnarkoba dan diback up Dit Resbarkoba Polda Riau. Tersangka Edi ini merupakan penjual dan kurir dari bengkalis. Untuk tersangka Agus Dian Putra diduga sebagai kaki tangan pemesan narkoba ini," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Selasa (26/9/2017) siang.

Informasi yang dirangkum dari Kepoisiaan, pada Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 22.00 WIB Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Deddy Herman mendapat informasi bahwa target operasi (TO) akan melakukan pengantaran barang tersebut dalam jumlah besar dari Kabupaten Bengkalis ke Kota Pekanbaru.

Menerima informasi itu, Kompol Deddy langsung memerintahkan Kanit Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Iptu Noki Loviko beserta Kanit Idik I Ipda Safril untuk mengumpulkan anggota serta meminta back up dari Dit Resnarkoba Polda Riau.

Setelah mendapatkan informasi bahwa tersangka akan melewati Jalan Lintas Maredan Ten34ayan Raya dengan ciri ciri menggunakan sepeda motor menggunakan tas, kemudian polisi melakukan pemantauan beberapa jam.

Sekitar pukul 00.00 WIB, Tim melakukan penyebaran anggota di sepanjang Jalan Lintas Maredan Tenayan Raya ini berharap tersangka tidak lolos.

Sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka melewati petugas yang sedang melakukan pengintaian. Tidak mengulur waktu lama, atas pimpinan Kasat Resnarkoba, Kompol Deddy langsung melakukan penghadangan dan membekuk tersangka yang sudah menjadi TO ini.

Saat di hadang, polisi langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 6 bungkus berlakban yang berisikan narkoba sabu dan pil ekstasi.

Atas penangkapan ini, polisi melakukan pengembangan. Sekitar pukul 01.30 WIB Sat Resnarkoba kembali meringkus tersangka ADP rekan Edi.
 
"Kedua tersangka sudah diamankan. Sekarang kasusnya dalam pengembangn guna mengejar Big Boss (Bandar-red) R. Untuk mereka terjerat Pasal 112 Jo Pasal 114 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkoba," tutup Guntur. (ars)


BERITA TERKAIT:
Anggaran Polri Besar, Menkeu Harap Polisi Tidak Cari Pendapatan Lain di Jalanan
Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Korupsi Terminal Barang Dumai
Buang Sabu didepan Polisi, Petani Rupat Diamankan
Bawa 1 Ons Sabu, Warga Aaek Nabara Tertangkap Tangan di Duri
Miliki 13 Paket Sabu, Pemuda Bangkinang Ditangkap
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.