find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek MY Bengkalis

KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek MY Bengkalis


Rabu, 9 Agustus 2017 | 21:15:15
ist
Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK RI.
Pekanbaru, oketimes.com - Setelah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar secara maraton memeriksa mantan Kadis PUPR Bengkalis yang saat ini menjabat Setdako Dumai MN dan seorang kontraktor inisial HB terkait dugaan korupsi proyek multi years pembangunan jalan di pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. Akhirnya tim penyidik anti rasuah itu menetapkan keduanya sebagai tersangka.  

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyebutkan kasus yang menjerat kedua tersangka terkait ā€ˇpelaksana proyek Jalan Lingkar Rupat-Batu Panjang di Desa Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis sepanjang 51 kilometer dengan nilai mencapai sekitar Rp 500 miliar.

"Tersangka atas nama HS dan MN. Keduanya sudah digeledah," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang seperti dilansir dari merdeka.com, Rabu (9/8/2017).

Hobby Siregar merupakan Direktur PT Nawatindo yang memenangkan paket proyek tersebut yang dikenal dengan nama Hobby Siregar. Sedangkan M Nasir adalah Kepala Dinas PU yang diduga terlibat `kongkalikong`.

Kini Muhammad Nasir kini menjabat sebagai Sekda Kota Dumai. Bahkan, Nasir batal berangkat haji ke Arab Saudi tahun 2017 ini lantaran dicekal KPK. Imigrasi Batam tidak mengizinkan Nasir ikut bersama rombongan jemaah calon haji lainnya.

Penyidik KPK sejak Senin 07 Agustus 2017 kemarin telah melakukan penggeledahan di rumah mertua Muhammad Nasir di Jalan Jati Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.

Keesokan harinya, tim penindakan KPK juga langsung terjun ke Kabupaten Bengkalis dan menggeledah Kantor Kadis PU Bengkalis, Kantor Kepala Bagian (Kabag) Umum Kabupaten Bengkalis, Kantor Bupati Bengkalis dan terakhir rumah PPTK kegiatan proyek tersebut.

"Iya, lokasi-lokasi itu memang digeledah KPK. Informasinya ini terkait kasus dugaan proyek MY (Multi Years)," ujar Kabag Humas Bengkalis Johansyah Safri.

KPK Segel Rumah Dinas Sekdako Dumai

Terkait hal ini, Komisi Peberantasan Korupsi (KPK) juga menyegel rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Dumai  di Jalan Putri Tujuh Dumai, Rabu (9/8/2017). Dia diduga terlibat tindak pidana korupsi saat menjabat sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Kabupaten Bengkalis, Riau.

KPK menyegel meja kerja dan kamar Sekda Dumai. Dan belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi terkait penyegelan Rumah Dinas Sekda di komplek Perusahan Pemko Dumai di Jalan Putri Tujuh Dumai.

Keterangan dari scurity yang bertugas menjaga komplek perumahan Pemko Dumai, mereka (KPK) datang menggunakan dua unit mobil dan dikawal aparat kepolisian lengkap dengan senjata Laras panjang.

"Mereka (KPK) datang dengan dua unit mobil dikawal aparat kepolisian lengkap dengan senjata Laras panjang sekitar Pukul 15.00 WIB. Kami tidak tau siapa itu yang pasti turun dari mobil langsung masuk kerumah Dinas Sekd," kata scurity yang enggan menyebutkan namanya

Sebelumnya, Sekda Dumai diduga tersandung kasus korupsi saat menjabat sebagai Kepala Dinas PU di Kabupaten Bengkalis. Kasusnya saat ini sedang ditangani KPK. Bahkan dia batal berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini, lantaran paspornya di cekal KPK.***

BERITA TERKAIT:
Pemprov Riau Gandeng BRK Sosialisasikan Transaksi Non Tunai
Polda Riau Jemput Bandar Judi Togel di Perumahan Jondul
Ops Bina Kusama Polda Riau Tangkap Pelaku Judi Togel di Warung Tuak Simpang Kuburan Rumbai
FKIJK Riau Luncurkan Website Sebagai Media Informasi
Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Korupsi Terminal Barang Dumai
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.